| Kemacetan Jalan Daendels Manyar, lalu lintas Gresik akibat truk terguling |
Gresik, Jataim - Suaramedianews.com | Kemacetan panjang terjadi di Jalan Daendels, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Selasa (16/6/2026) sejak dini hari. Kepadatan arus lalu lintas dipicu oleh truk batubara terguling dan melintang di badan jalan, sehingga menyebabkan akses kendaraan dari dua arah nyaris lumpuh total.
Berdasarkan informasi dari lapangan serta laporan warga yang beredar di media sosial, insiden truk terguling di Gresik itu terjadi sekitar pukul 04.45 WIB. Lokasi kejadian berada di dekat Jembatan Manyar, tepatnya dari arah barat atau kawasan Pelabuhan JIIPE menuju pusat Kabupaten Gresik.
BACA JUGA : Polda Lampung Tangkap Pasutri Terduga Penggelapan 19 Ton Kopi Senilai Rp1,3 Miliar
Akibat peristiwa tersebut, kemacetan Jalan Daendels Manyar mengular hingga beberapa kilometer. Ribuan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, terjebak antrean panjang sejak pagi hari.
Kapolsek Manyar, Iptu Muhamad Gifari Sarifudin, mengatakan bahwa proses evakuasi truk berhasil diselesaikan sekitar pukul 09.20 WIB. Setelah kendaraan dievakuasi, arus lalu lintas di lokasi kejadian mulai kembali normal.
"Arus lalu lintas sudah mulai berjalan. Truk yang terguling barusan sudah berhasil dievakuasi," ujar Iptu Gifari.
Ia menjelaskan bahwa truk tersebut diketahui mengangkut muatan batubara. Namun, hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kendaraan itu bisa terguling di tengah jalan.
Peristiwa lalu lintas Gresik macet total ini juga berdampak pada aktivitas masyarakat. Banyak warga mengaku terlambat berangkat bekerja maupun menjalankan kegiatan sehari-hari akibat tidak dapat melintasi jalur tersebut.
BACA JUGA : Sekda Lampung Barat Minta Camat Gencarkan Sosialisasi Program Keringanan Pajak Kendaraan 2026
Mustofa, salah seorang warga asal Sidayu yang hendak berangkat bekerja ke Gresik, mengaku terpaksa membatalkan perjalanannya karena kondisi jalan tidak dapat dilalui.
"Macet total, kendaraan sama sekali tidak bergerak. Akhirnya saya memutuskan kembali pulang karena khawatir terlambat masuk kerja," ungkapnya.
Kemacetan terjadi di kedua sisi Jembatan Manyar, baik dari arah Surabaya menuju Manyar-Gresik maupun dari wilayah Bungah dan Sidayu menuju pusat kota Gresik. Arus kendaraan sempat tersendat cukup lama sebelum proses evakuasi selesai dilakukan.
Setelah petugas berhasil mengevakuasi truk batubara yang terguling, kepadatan kendaraan secara bertahap mulai terurai. Hingga siang hari, kondisi arus lalu lintas di Jalan Raya Daendels Manyar dilaporkan telah kembali normal dan kendaraan dapat melintas dengan lancar.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan bagi pengemudi kendaraan berat, terutama saat melintas di jalur padat seperti kawasan Jalan Daendels yang merupakan salah satu akses vital di Kabupaten Gresik.
(Budi)


