Waspada! Modus Penipuan ASN Mengatasnamakan BKN Kembali Muncul, Gunakan Link Palsu

iklan google

Iklan

terkini

iklan

Waspada! Modus Penipuan ASN Mengatasnamakan BKN Kembali Muncul, Gunakan Link Palsu

SUARA MEDIA NEWS
16 April 2026, 13:11 WIB Last Updated 2026-04-16T06:11:56Z
 
penipuan ASN
BKN-hoak. jpg


Jakarta - SuaraMediaNews.com | Kasus penipuan ASN yang mengatasnamakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali marak terjadi. Kali ini, pelaku menggunakan modus baru berupa penyebaran link palsu BKN yang diklaim sebagai layanan kepegawaian resmi.


Target dari aksi ini adalah Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk PNS, PPPK, hingga PPPK Paruh Waktu (P3K PW). Penipu mencoba memanfaatkan kebutuhan administrasi ASN untuk melancarkan aksinya.


Baca Juga : Penipuan Rekrutmen PNS Gresik Terbongkar, Korban Terima SK Palsu Mengatasnamakan Pemkab


Dalam aksinya, pelaku menyebarkan informasi seolah-olah berasal dari BKN, lengkap dengan narasi yang meyakinkan. Salah satu isi pesannya menyebutkan bahwa ASN yang mengalami penolakan pencantuman gelar oleh BKD dapat melapor melalui layanan “Lapor BKN”.


Namun, di akhir pesan tersebut, korban diarahkan untuk mengklik tautan mencurigakan yang bukan berasal dari situs resmi pemerintah.


Kalimat seperti “klik link di bawah ini untuk pendaftaran online gratis” menjadi ciri khas dari modus hoaks BKN ini.


Menanggapi hal tersebut, pihak BKN langsung memberikan klarifikasi. Melalui Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik, Wisudo Putro Nugroho, masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap berbagai bentuk penipuan digital.


Baca Juga : Oknum Penipu Mengaku Wartawan Tipikor Investigasi, Resmi Dilaporkan ke Subdit Siber Polda Sumsel


Ia menegaskan bahwa seluruh layanan BKN resmi hanya tersedia melalui situs dengan domain:

➡️ bkn.go.id


Di luar domain tersebut, masyarakat diminta untuk tidak mempercayai informasi apa pun, apalagi memberikan data pribadi.


BKN mengingatkan bahwa pelaku penipuan biasanya akan meminta data sensitif seperti:

  • Nomor identitas (NIK)

  • Dokumen kepegawaian

  • Data pribadi ASN

  • Informasi akun atau login

Jika data tersebut diberikan, risiko penyalahgunaan bisa sangat besar, mulai dari pencurian identitas hingga kerugian finansial.


Baca Juga : Kasus Cek 3 Miliar Kakek Tarman, Mahar Fantastis Berujung Penjara


Agar tidak menjadi korban, berikut beberapa ciri umum modus penipuan BKN:

  • Situs palsu menyerupai website resmi BKN

  • Tautan mencurigakan dengan domain tidak resmi

  • Iming-iming layanan cepat atau percepatan administrasi ASN

  • Permintaan pembayaran di luar ketentuan resmi

  • Pesan mendesak yang meminta klik link tertentu

Jika menemukan tanda-tanda tersebut, sebaiknya segera abaikan dan lakukan verifikasi ke sumber resmi.


Masyarakat dan ASN yang menemukan dugaan penipuan diimbau untuk segera melaporkannya melalui kanal resmi BKN. Langkah ini penting untuk mencegah penyebaran lebih luas dan melindungi korban lainnya.


Kasus ini menjadi pengingat pentingnya literasi digital ASN di era modern. Kemampuan membedakan informasi valid dan hoaks sangat dibutuhkan agar tidak mudah terjebak dalam penipuan online.


BKN juga menegaskan bahwa:

  • Semua layanan resmi tidak dipungut biaya di luar ketentuan

  • Tidak ada permintaan pembayaran melalui jalur pribadi

  • Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal terverifikasi


Baca Juga : Halal Bihalal PWRI Lampung Barat, Wabup Mad Hasnurin Ajak Perkuat Silaturahmi dan Sinergi


Maraknya penipuan ASN mengatasnamakan BKN dengan modus link palsu harus menjadi perhatian serius. ASN dan masyarakat diminta selalu waspada, tidak mudah percaya, dan hanya mengakses layanan melalui situs resmi bkn.go.id.


Dengan meningkatkan kewaspadaan dan literasi digital, risiko menjadi korban penipuan dapat diminimalisir. (*)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Waspada! Modus Penipuan ASN Mengatasnamakan BKN Kembali Muncul, Gunakan Link Palsu

Terkini

Iklan