Penipuan Rekrutmen PNS Gresik Terbongkar, Korban Terima SK Palsu Mengatasnamakan Pemkab

iklan google

Iklan

terkini

iklan

Penipuan Rekrutmen PNS Gresik Terbongkar, Korban Terima SK Palsu Mengatasnamakan Pemkab

SUARA MEDIA NEWS
13 April 2026, 21:04 WIB Last Updated 2026-04-13T14:04:26Z

 

Penipuan Rekrutmen PNS Gresik Terbongkar
Gambar ilustrasi peserta sedang mengikuti tes CPNS 


SurabayaSuaraMediaNews.com | Kasus penipuan rekrutmen PNS di Gresik akhirnya terungkap setelah sejumlah warga menjadi korban dengan modus pemberian Surat Keputusan (SK) palsu. Para korban dijanjikan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur.


Kasus ini mencuat setelah seorang wanita berinisial SE, warga Menganti, Gresik, mendatangi kantor Sekretariat Daerah (Setda) Gresik dengan mengenakan seragam dinas ASN. Ia datang dengan membawa SK pengangkatan dan bermaksud mulai bekerja.


Baca Juga : Waspada! Maraknya Modus Penipuan Lewat Media Sosial, Jangan Sampai Jadi Korban


Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Gresik, Imam Basuki, menjelaskan awal mula kasus ini terungkap dari kedatangan korban tersebut.


Menurutnya, wanita tersebut mengaku ditempatkan di “Bagian Humas”. Namun, setelah dicek, nomenklatur tersebut sudah tidak berlaku dan telah berubah menjadi Bagian Prokopim.


“Awalnya kami kira ada pegawai baru atau mutasi. Tapi setelah dicek, ternyata ada kejanggalan, karena Bagian Humas sudah tidak ada,” jelas Imam. seperti dikutip dari Bisnis.com


Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan bahwa SK yang dibawa korban merupakan SK pengangkatan PNS tahun 2024 yang telah dilegalisir. Namun terdapat perbedaan pada tanda tangan pejabat yang tercantum dalam dokumen tersebut.


Hal ini menguatkan dugaan bahwa dokumen tersebut merupakan bagian dari modus penipuan CPNS atau ASN palsu yang semakin marak terjadi.


Baca Juga : Unit Reskrim Polsek Bengkunat Berhasil Ungkap Kasus Penipuan Transfer Dana Melalui Agen BRILink


Berdasarkan pengakuan korban, tidak hanya dirinya yang menjadi target penipuan. Ia menyebut ada sekitar 12 hingga 15 orang lain yang menerima SK serupa dan dijanjikan mulai bekerja di hari yang sama di berbagai instansi di Gresik.


Namun, berdasarkan hasil pendataan awal oleh BKPSDM Kabupaten Gresik, jumlah korban yang teridentifikasi sementara mencapai 9 orang.


Kepala BKPSDM Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan berbagai kejanggalan dalam dokumen yang dimiliki para korban.


“Dari hasil verifikasi, ditemukan ketidaksesuaian alur administrasi, format dokumen, hingga mekanisme penempatan,” ujarnya.


Dalam dokumen palsu tersebut, para korban disebutkan akan ditempatkan di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD), seperti: Bagian Humas, Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala), Bagian Umum, Dinas Sosial

Padahal, seluruh penempatan tersebut tidak melalui prosedur resmi rekrutmen ASN nasional.


Pemerintah Kabupaten Gresik mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai bentuk penipuan rekrutmen PNS/CPNS yang mengatasnamakan instansi pemerintah.


Baca Juga : Polri Minta Warga Waspada SMS Phising, Jangan di Klik Link


Agung menegaskan bahwa pada tahun 2026, Pemkab Gresik tidak membuka rekrutmen CPNS. Ia juga menekankan bahwa seluruh proses seleksi ASN dilakukan secara resmi dan terpusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN).


“Sistem rekrutmen ASN sudah terintegrasi secara nasional melalui portal SSCASN milik BKN. Di luar itu dapat dipastikan tidak resmi,” tegasnya.


Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan pengecekan keabsahan data kepegawaian, termasuk Nomor Induk Pegawai (NIP), melalui kanal resmi pemerintah seperti BKPSDM atau portal SSCASN.


Langkah ini penting untuk menghindari kerugian akibat penipuan lowongan kerja PNS yang merugikan banyak pihak.


Baca Juga : Siang Bolong di Way Tenong! Honda CRF Digasak Maling, Ditemukan Cuma 30 Menit


Kasus penipuan SK PNS palsu di Gresik ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak mudah percaya dengan tawaran menjadi ASN tanpa melalui prosedur resmi.


Selalu pastikan informasi rekrutmen berasal dari sumber terpercaya, dan hindari praktik percaloan atau janji instan menjadi PNS. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk segera melapor jika menemukan indikasi penipuan serupa agar dapat segera ditindaklanjuti. (*)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Penipuan Rekrutmen PNS Gresik Terbongkar, Korban Terima SK Palsu Mengatasnamakan Pemkab

Terkini

Iklan