Pasar Sabtu Merpas Memprihatinkan, Atap Bangunan Hilang Meski Baru Dibangun 5 Tahun Lalu

terkini

iklan kanan juga

Pasar Sabtu Merpas Memprihatinkan, Atap Bangunan Hilang Meski Baru Dibangun 5 Tahun Lalu

SUARA MEDIA NEWS
11 Februari 2026, 20:07 WIB Last Updated 2026-02-11T13:07:20Z

 

Kondisi Pasar Sabtu Merpas di Kecamatan Nasal
Kondisi Pasar Sabtu Merpas di Kecamatan Nasal


Nasal, Kaur – SuaraMediaNews.com | Kondisi Pasar Sabtu Merpas di Kecamatan Nasal kian memprihatinkan. Atap bangunan pasar dilaporkan sudah tidak ada lagi, sehingga para pedagang kebingungan ketika hujan turun. Padahal, bangunan pasar tersebut baru berusia sekitar lima tahun, dibangun pada periode 2019–2020.


BACA JUGA : Ketahanan Pangan Kecamatan Nasal Siap Beroperasi, Tiga Desa Studi Lapangan ke Sentra Ayam Petelur di Bengkulu Selatan

 

Ironisnya, bangunan pasar lama justru masih memiliki atap yang utuh dan dalam kondisi cukup baik. Hal ini disampaikan Yoga, pengurus pasar, saat ditemui tim liputan di area parkir Pasar Merpas.


“Kalau hujan, pedagang bingung mau berteduh di mana. Bangunan baru atapnya sudah tidak ada, sementara bangunan lama masih bagus,” ujar Yoga.


Menurut Yoga, Pasar Merpas merupakan pasar terbesar dan paling ramai dikunjungi se-Kecamatan Nasal. Pasar ini menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat dan beroperasi dua kali dalam sepekan, yakni:

  • Hari Sabtu sebagai pasar puncak

  • Hari Rabu sebagai pasar sayur

 

BACA JUGA : Memperkuat Struktur, Pemerintahan Kabupaten Kaur Mutasi 47 Pejabat 


Dengan intensitas pengunjung yang tinggi, kondisi pasar tanpa atap dinilai sangat mengganggu kenyamanan pedagang maupun pembeli, terutama saat musim hujan.


Yoga berharap Pemerintah Daerah (Pemda) setempat dapat segera melakukan renovasi Pasar Merpas, khususnya perbaikan atap bangunan pasar.


“Sebentar lagi mau Lebaran, pasar pasti membludak. Kalau hujan, mau berlindung ke mana? Semua pondok sudah tidak ada atapnya lagi, padahal tiangnya masih bagus,” tegasnya.


BACA JUGA : Bupati Kaur Resmikan Groundbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Merpas: Simbol Hadirnya Negara untuk Nelayan


Harapan serupa juga disampaikan oleh Bahrum (60), mantan pengelola pasar. Ia menilai perbaikan pasar sangat mendesak demi kelangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.


Selain itu, Yoga mengungkapkan bahwa pihak pengelola sebenarnya sudah pernah mengusulkan perbaikan pasar, namun hingga kini belum mendapatkan tanggapan dari pihak terkait.


Kondisi Pasar Sabtu Merpas tanpa atap dikhawatirkan semakin berdampak besar menjelang Hari Raya Idulfitri, di mana jumlah pedagang dan pengunjung biasanya meningkat tajam.


BACA JUGA : Ngeri! Kabel Listrik Menempel di Pohon di Pasar Baru, Abaikan Standar Keamanan Publik


Para pedagang berharap pemerintah daerah segera turun tangan agar Pasar Merpas Kecamatan Nasal kembali layak, aman, dan nyaman sebagai pusat perdagangan rakyat.


(Amran)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pasar Sabtu Merpas Memprihatinkan, Atap Bangunan Hilang Meski Baru Dibangun 5 Tahun Lalu

Terkini

Iklan