Dampingi Gubernur Mirzani, Bupati Parosil Kawal Pembangunan Jalan BNS untuk Dukung Swasembada Pangan

seedbacklink

hilltopads

terkini

Dampingi Gubernur Mirzani, Bupati Parosil Kawal Pembangunan Jalan BNS untuk Dukung Swasembada Pangan

SUARA MEDIA NEWS
09 Juli 2026, 16:09 WIB Last Updated 2026-07-09T09:09:16Z

 

Bupati Parosil Kawal Pembangunan Jalan BNS
Kehadiran Gubernur Lampung di Kecamatan BNS tidak hanya menjadi momentum peninjauan pembangunan, tetapi juga memperlihatkan sinergi erat 



Lampung BaratSuaraMediaNews.com | Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menegaskan komitmennya mengawal pembangunan infrastruktur di wilayah Bandar Negeri Suoh (BNS) saat mendampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bertemu langsung dengan warga di halaman Kantor Kecamatan BNS, Rabu (8/7/2026). Kunjungan tersebut membawa kabar baik bagi masyarakat setelah Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan anggaran Rp45 miliar untuk pembangunan jalan di kawasan lumbung pangan Lampung Barat itu.


Kehadiran Gubernur Lampung di Kecamatan BNS tidak hanya menjadi momentum peninjauan pembangunan, tetapi juga memperlihatkan sinergi erat antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam mempercepat perbaikan infrastruktur Lampung Barat, khususnya akses jalan yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.


BACA JUGA : Dampingi Gubernur Lampung, Wabup Mad Hasnurin Dorong Produktivitas Kopi Lampung Barat Lewat PHC di Kebun Induk Hanakau


Dalam kesempatan itu, Bupati Parosil Mabsus menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Lampung atas komitmen pemerintah provinsi yang memberi perhatian besar terhadap pembangunan di BNS dan Suoh. Menurut Parosil, dukungan anggaran untuk perbaikan jalan merupakan langkah penting karena wilayah tersebut menjadi salah satu pusat produksi pertanian di Lampung Barat.


“Saya atas nama pemerintah dan masyarakat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur yang sudah berkomitmen meningkatkan infrastruktur di Lampung Barat,” ujar Parosil.


Ia menjelaskan, Kecamatan Bandar Negeri Suoh dan Suoh memiliki posisi strategis sebagai daerah penghasil berbagai komoditas pertanian dan perkebunan, seperti padi, kopi, kakao, dan kelapa. Potensi besar ini, kata Parosil, harus ditopang dengan jalan yang layak agar distribusi hasil panen lebih lancar dan target swasembada pangan dapat didukung secara nyata dari daerah.


Menurut Parosil, selama ini salah satu persoalan utama yang dihadapi masyarakat BNS adalah akses jalan yang belum optimal. Kondisi itu berdampak pada distribusi hasil pertanian, biaya angkut yang tinggi, hingga waktu tempuh yang lebih lama untuk membawa hasil panen ke pasar.


“Perbaikan jalan ini sangat dinanti masyarakat, karena selama ini pendistribusian hasil pertanian terkendala akses yang belum maksimal,” katanya.


BACA JUGA : Dari Pupuk Hayati hingga KUR, Gubernur Mirzani dan Bupati Parosil Genjot Ekonomi Petani BNS


Bupati Lampung Barat itu menilai pembangunan jalan BNS Lampung Barat akan membawa dampak langsung bagi perekonomian masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, biaya transportasi hasil panen dapat ditekan, pengiriman komoditas menjadi lebih cepat, dan harga jual di tingkat petani diharapkan ikut membaik.


“Kalau jalannya bagus, biaya angkut akan lebih murah, hasil panen petani bisa sampai ke pasar lebih cepat, dan harga di tingkat petani juga bisa lebih baik. Ini bentuk nyata keberpihakan pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat,” tegas Parosil.


Di hadapan warga, Parosil juga mengajak masyarakat untuk ikut mendukung dan menjaga pembangunan yang akan berjalan di wilayah mereka. Menurutnya, pembangunan jalan bukan hanya proyek pemerintah, tetapi fasilitas bersama yang manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat dalam jangka panjang.


“Mari kita sambut baik para pekerja, kita jaga bersama-sama. Karena jalan ini bukan untuk pemerintah, tapi untuk kita semua,” pungkasnya.


Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa pembangunan ruas jalan di Lampung Barat mencakup lima ruas jalan, dengan progres saat ini telah mencapai sekitar 20 persen dan ditargetkan selesai pada Desember 2026. Dari total ruas yang dibangun, empat ruas berada di Kecamatan BNS dan satu ruas lainnya menghubungkan perbatasan Lampung Barat menuju Sumatra Selatan.


“Empat ruas di Kecamatan BNS dan satu ruas perbatasan Lampung Barat menuju Sumatra Selatan,” kata Mirzani.


Gubernur menegaskan bahwa kawasan Suoh dan BNS memiliki potensi luar biasa di sektor pertanian, sehingga peningkatan kualitas infrastruktur menjadi prioritas untuk mendukung kelancaran distribusi hasil panen. Ia menyebut wilayah tersebut memiliki komoditas unggulan seperti padi, cokelat, kopi, pisang, dan kelapa yang membutuhkan akses transportasi yang baik agar mampu meningkatkan daya saing petani.


“Wilayah ini potensinya tinggi untuk padi, cokelat, kopi, pisang, dan kelapa. Untuk itu Pemerintah Provinsi Lampung memberikan perhatian khusus pada peningkatan infrastruktur agar distribusi hasil pertanian berjalan lancar,” ujarnya.


Selain menyoroti pembangunan jalan, Gubernur juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan dukungan terhadap sektor pertanian. Ia menyatakan, komitmen pemerintah tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik, tetapi juga menyasar penguatan produktivitas petani di wilayah Suoh dan BNS.


Menurut Mirzani, perbaikan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ketika jalan sudah lebih baik, distribusi hasil pertanian menjadi lebih mudah, roda ekonomi desa bergerak lebih cepat, dan pendapatan petani pun berpotensi meningkat.


“Dengan meningkatnya infrastruktur diharapkan mempermudah masyarakat dalam menyalurkan hasil pertanian sehingga masyarakatnya semakin sejahtera,” tuturnya.


Sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung juga menyiapkan program pupuk hayati cair untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian masyarakat. Tak hanya itu, pemerintah provinsi juga akan menyalurkan fasilitas pembuat pupuk agen hayati di setiap pekon serta 10 unit dryer untuk masyarakat Kecamatan Suoh dan BNS.


“Pemerintah Provinsi Lampung memiliki program pupuk hayati cair guna meningkatkan produktivitas hasil pertanian masyarakat. Satu pekon saya kasih satu fasilitas pembuat pupuk agen hayati. Selain itu, 10 unit dryer juga akan diserahkan untuk masyarakat Kecamatan Suoh dan BNS,” jelas Gubernur.


BACA JUGA : Gubernur Mirzani Alokasikan Rp45 Miliar untuk Jalan di BNS, Dorong Swasembada Pangan Lampung Barat


Kehadiran Bupati Parosil Mabsus dalam kunjungan kerja ini menunjukkan peran aktif Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam mengawal berbagai program strategis yang dibawa Pemerintah Provinsi Lampung ke wilayah BNS. Tidak hanya mendampingi secara seremonial, Parosil juga tampil menyuarakan kebutuhan masyarakat, khususnya soal akses jalan yang selama ini menjadi penopang utama aktivitas ekonomi warga.


Sinergi antara Bupati Parosil dan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dalam pertemuan bersama warga BNS menjadi sinyal positif bagi percepatan pembangunan di Lampung Barat. Dengan dukungan anggaran jalan, bantuan pertanian, dan perhatian terhadap pengembangan wilayah sentra pangan, masyarakat BNS diharapkan dapat menikmati manfaat pembangunan secara lebih nyata.


Bagi petani di Bandar Negeri Suoh, pembangunan jalan bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan harapan untuk memperlancar distribusi hasil panen, menekan biaya logistik, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Dalam konteks itu, pendampingan Bupati Parosil terhadap kunjungan Gubernur menjadi bagian penting dari upaya memastikan aspirasi warga benar-benar terhubung dengan kebijakan pembangunan di tingkat provinsi.


(smn)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dampingi Gubernur Mirzani, Bupati Parosil Kawal Pembangunan Jalan BNS untuk Dukung Swasembada Pangan

Terkini

Topik Populer

Iklan