Polisi Evakuasi Mobil Warga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang Gunakan Mobil Towing

terkini

iklan kanan juga

Polisi Evakuasi Mobil Warga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang Gunakan Mobil Towing

SUARA MEDIA NEWS
27 Januari 2026, 20:42 WIB Last Updated 2026-01-27T13:42:57Z

 

Aceh Tamiang



Aceh TamiangSuaraMediaNews.com | Dampak banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang beberapa waktu lalu masih dirasakan oleh masyarakat. Sejumlah mobil warga terdampak banjir dilaporkan mengalami kerusakan dan terpaksa ditinggalkan di badan serta pinggir jalan, sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan berpotensi menimbulkan kerawanan keamanan.


Menindaklanjuti kondisi tersebut, Polres Aceh Tamiang melakukan langkah cepat dengan mengevakuasi kendaraan warga pascabanjir menggunakan mobil towing. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (26/1/2026) dan dipusatkan di kawasan perkotaan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.


BACA JUGA : Pemerintah Percepat Pemulihan Banjir dan Longsor Aceh, Sumut, dan Sumbar Meski Libur Nataru

 

Evakuasi kendaraan dilakukan oleh personel gabungan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dan Satuan Samapta Polres Aceh Tamiang, dengan dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Tamiang.


Sasaran utama kegiatan ini adalah kendaraan roda empat (R4) yang terparkir di badan maupun pinggir jalan dan dinilai menghambat arus lalu lintas. Mayoritas kendaraan tersebut merupakan mobil rusak akibat banjir yang ditinggalkan pemiliknya karena tidak dapat dipindahkan secara mandiri.


KBO Lantas Polres Aceh Tamiang, Ipda Indra Maulana, menjelaskan bahwa penggunaan mobil towing menjadi solusi efektif untuk mengevakuasi kendaraan yang tidak lagi berfungsi.


BACA JUGA : Misi Kemanusiaan Polda Sumsel: 100 Personel Brimob Diberangkatkan ke Aceh

 

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk menertibkan kendaraan di badan jalan agar lalu lintas kembali lancar dan aman. Selain itu, ini juga sebagai langkah antisipasi terhadap pencurian kendaraan bermotor, terutama mobil yang ditinggalkan dalam kondisi rusak pascabanjir,” ujar Ipda Indra Maulana.


Lebih dari sekadar penertiban lalu lintas, kegiatan evakuasi mobil warga terdampak banjir di Aceh Tamiang ini menjadi bukti nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana banjir yang terjadi pada November 2025 lalu.


Petugas tidak hanya memindahkan kendaraan ke lokasi penampungan, tetapi juga mengantar mobil warga ke bengkel atau ke rumah pemilik, sesuai permintaan. Langkah ini dinilai sangat membantu warga di tengah keterbatasan pascabencana.


BACA JUGA : Keterbukaan Informasi Publik Jadi Kunci Penanganan Bencana Sumatera dan Aceh

 

Salah seorang warga penerima bantuan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada petugas. “Kami sangat terbantu. Terima kasih kepada polisi yang sudah membantu mengevakuasi mobil saya ke bengkel. Kalau tidak dibantu, kami benar-benar kesulitan,” ujarnya.


Melalui kegiatan ini, Polres Aceh Tamiang berharap kondisi lalu lintas di Kota Kuala Simpang dapat kembali normal, potensi gangguan keamanan bisa diminimalisir, serta rasa aman dan nyaman masyarakat semakin meningkat seiring proses pemulihan pascabanjir.


(red*)



Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Polisi Evakuasi Mobil Warga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang Gunakan Mobil Towing

Terkini

Iklan