Lampung Barat – SuaraMediaNews.com || Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di ruas jalan Pekon Kejadian, Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat, Minggu (11 Januari 2026) sore. Insiden adu kambing antara sepeda motor dan mobil pikap ini menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Dua korban diketahui bernama Sumarmi dan Katimah, warga Pekon Batu Kebayan, Kecamatan Batu Ketulis, Lampung Barat. Keduanya merupakan pengendara sepeda motor yang terlibat langsung dalam kecelakaan tersebut.
Baca Juga : Kecelakaan Maut di Gresik, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk Tronton di Jalan Raya Cerme
Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 14.40 WIB. Saat itu, Sumarmi mengendarai sepeda motor Vega R dengan Katimah sebagai penumpang, melaju dari arah Liwa menuju Sekincau.
Di lokasi kejadian yang merupakan jalan lurus, sepeda motor korban bertabrakan dengan mobil pikap jenis Traga yang datang dari arah berlawanan, yakni Sekincau menuju Liwa.
Benturan keras tak terhindarkan. Akibatnya, kedua pengendara sepeda motor terpental dan mengalami luka berat di beberapa bagian tubuh.
Baca Juga : Kecelakaan Maut di Jalan Raya Lamongan-Gresik, Balita Meninggal, Tiga Luka-Luka
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban ke UPT Puskesmas Kenali untuk mendapatkan penanganan medis.
Kanit Lantas Polsek Sekincau, Bripka Rahmat Sanjaya, membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas di wilayah Kecamatan Belalau tersebut.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Belalau. Anggota sudah berada di lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi,” ujar Rahmat, dikutip dari medialampung.co.id.
Baca Juga : Kecelakaan Beruntun di Pulomas Jakarta Timur, 15 Kendaraan Terlibat Akibat Truk Rem Blong
Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Kenali, Nezwan, menyampaikan bahwa kedua korban tidak dapat diselamatkan.
“Kami menerima dua korban kecelakaan. Sumarmi sudah meninggal dunia saat tiba di puskesmas, sedangkan Katimah sempat mendapatkan penanganan medis, namun akhirnya juga meninggal dunia,” jelasnya.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan Sumarmi mengalami patah tulang pada pergelangan tangan kiri dan kanan. Sedangkan Katimah mengalami patah tulang tangan kiri serta luka berat lainnya akibat benturan keras.
Baca Juga : Truk Masuk Jurang di Toraja Utara, 4 Tewas dan 16 Luka-luka
Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk faktor kecepatan kendaraan dan posisi masing-masing kendaraan saat kejadian.
Polisi juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih waspada, terutama saat melintas di jalur lurus yang rawan kecelakaan di wilayah Lampung Barat.
(Sumber: medialampung.co.id)

