Google ADS

terkini

Iklan sosial bar ads terra

Kosong

Kecelakaan Maut di Jalan Raya Lamongan-Gresik, Balita Meninggal, Tiga Luka-Luka

SUARA MEDIA NEWS
27 Agustus 2025, 09:10 WIB Last Updated 2025-08-27T02:10:35Z

 



LAMONGAN – SuaraMediaNews.com | Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Lamongan-Gresik, tepatnya di Desa Pandanpancur, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, pada Selasa sore (26/8/2025). Peristiwa mengenaskan ini melibatkan tiga kendaraan sekaligus dan menewaskan seorang balita berusia tiga tahun.


Selain korban meninggal dunia, tiga orang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Kejadian ini sontak membuat jalan poros provinsi tersebut mendadak mencekam.


Menurut keterangan polisi, kecelakaan bermula sekitar pukul 16.30 WIB. Sebuah truk Isuzu bermuatan makanan udang dengan nomor polisi W 8660 PQ yang dikemudikan oleh Mochammad Alam Rofiansyah (24), warga Mojosari, Mojokerto, sedang melaju tenang dari arah barat ke timur di jalur kiri.


Tiba-tiba, dari arah belakang datang sebuah mobil pick up tanpa muatan bernomor polisi S 8732 JJ yang dikendarai Ahmad Rifai (24), warga Karanggeneng, Lamongan


Diduga karena kecepatan tinggi dan jarak yang terlalu dekat, sopir pick up tidak sempat melakukan pengereman hingga akhirnya menabrak keras bagian belakang truk.


Benturan hebat tersebut membuat pick up oleng ke kanan dan menabrak sebuah sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi W 3281 EV yang dikendarai Istiqomah (17), seorang pelajar asal Duduksampeyan, Gresik.


Akibat kejadian tersebut, tiga orang penumpang pick up mengalami luka serius, sementara seorang balita meninggal dunia di lokasi kejadian.

  • Ahmad Rifai (24) – Sopir pick up, mengalami cedera kepala cukup parah.

  • Dhea Masrhallina (24) – Penumpang pick up, mengalami patah tulang lengan kiri.

  • M. Gibran Maulana (3) – Balita, meninggal dunia akibat luka berat di kepala.

  • Istiqomah (17) – Pengendara motor, mengalami nyeri hebat di bagian dada.

“Seluruh korban luka sudah dibawa ke rumah sakit untuk perawatan, sedangkan korban meninggal telah diserahkan ke pihak keluarga,” ungkap Iptu Hadi Siswanto, Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan.


Petugas kepolisian dari Polsek Deket segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan ketiga kendaraan yang terlibat. Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan lebih lanjut.


Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian dari salah satu pengemudi. Sementara itu, arus lalu lintas di jalur Lamongan-Gresik sempat tersendat beberapa saat akibat evakuasi kendaraan.


Kasus kecelakaan di Lamongan ini kembali menjadi pengingat pentingnya berhati-hati di jalan raya. Kecepatan tinggi dan kurang menjaga jarak sering kali menjadi faktor utama pemicu kecelakaan lalu lintas.


Pengendara diimbau untuk selalu:

  • Menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan.

  • Mengurangi kecepatan di jalur ramai atau padat.

  • Fokus pada kondisi jalan dan hindari penggunaan ponsel saat berkendara.


Kecelakaan maut di Jalan Raya Lamongan-Gresik ini menambah daftar panjang kasus kecelakaan lalu lintas di Jawa Timur. Peristiwa yang menewaskan seorang balita ini sekaligus menjadi peringatan keras agar pengendara lebih disiplin dan berhati-hati.


Semoga keluarga korban diberi ketabahan, dan korban luka segera mendapat kesembuhan.


(Budi)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kecelakaan Maut di Jalan Raya Lamongan-Gresik, Balita Meninggal, Tiga Luka-Luka

Terkini

Iklan