| Rapat Koordinasi dan evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) |
Lampung Barat – SUARAMEDIANEWS.COM | Wakil Bupati Lampung Barat, Mad Hasnurin, memimpin rapat koordinasi dan evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ruang Rapat Pesagi, Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Barat, Kamis (30/7/2026).
Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta berbagai mitra dalam mendukung keberhasilan program nasional tersebut.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepakatan kerja sama sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan MBG Lampung Barat, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
Mad Hasnurin mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 29 SPPG Aglomerasi yang telah beroperasi di Kabupaten Lampung Barat.
Berdasarkan data hingga Juni 2026, Program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau 60.639 penerima manfaat, terdiri dari 48.998 peserta didik dan 11.641 penerima nonpeserta didik. Jumlah tersebut telah mencapai sekitar 70 persen dari total sasaran program di daerah tersebut.
Ia juga menjelaskan bahwa dari 29 SPPG yang beroperasi, 24 SPPG telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai bukti pemenuhan standar kebersihan dan keamanan pangan.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Lampung Barat meminta seluruh pengelola SPPG Lampung Barat untuk menjaga kualitas makanan dengan menerapkan standar kebersihan, keamanan pangan, serta kandungan gizi sesuai pedoman yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Ia juga mendorong lima SPPG yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi agar segera melengkapi persyaratan tersebut demi menjamin kualitas layanan kepada masyarakat.
Selain itu, Mad Hasnurin menekankan pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pemenuhan sarana dan prasarana sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), serta pelayanan kepada penerima manfaat sesuai kapasitas yang telah ditetapkan dalam petunjuk teknis BGN.
Untuk mendukung keberlanjutan Program MBG Lampung Barat, pemerintah daerah mendorong penguatan kerja sama dengan BUMDes, Koperasi Merah Putih, BUMD, serta Dinas Lingkungan Hidup.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjamin ketersediaan bahan baku pangan lokal, memperkuat ekonomi masyarakat, sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik di lingkungan SPPG.
Di sisi lain, Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG diminta meningkatkan pengawasan dan monitoring di lapangan, termasuk melakukan pembaruan data penerima manfaat agar penyaluran bantuan berlangsung tepat sasaran.
Mad Hasnurin juga mengingatkan seluruh pengelola SPPG agar menjadikan kasus keracunan makanan yang sempat terjadi di sejumlah daerah lain sebagai bahan evaluasi.
Menurutnya, setiap SPPG perlu mempelajari penyebab kejadian tersebut agar langkah-langkah pencegahan dapat diterapkan sejak dini di Lampung Barat.
Dengan pengawasan yang ketat, penerapan standar keamanan pangan, serta peningkatan kualitas pengelolaan dapur, pemerintah berharap risiko serupa dapat dihindari sehingga masyarakat menerima makanan yang aman dan bergizi.
Melalui sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, SPPG, BUMN, pelaku usaha, dan berbagai mitra, Wakil Bupati Lampung Barat optimistis Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih optimal.
Selain meningkatkan kualitas gizi masyarakat, program ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemanfaatan produk pangan daerah serta kemitraan yang berkelanjutan dengan pelaku usaha di Lampung Barat.
(smn/red)

