Pesta Sekura Lampung Barat 2026, Tradisi Budaya yang Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan

terkini

iklan

Pesta Sekura Lampung Barat 2026, Tradisi Budaya yang Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan

SUARA MEDIA NEWS
27 Maret 2026, 13:48 WIB Last Updated 2026-03-27T06:48:40Z

 

Pesta Sekura Lampung Barat 2026,
Pesta Sekura Lampung Barat 2026 di Taman Kota Liwa jadi simbol kebersamaan dan pelestarian budaya usai Idul Fitri.



LAMPUNG BARATSuaraMediaNews.com | Pesta Sekura Lampung Barat 2026 kembali menghadirkan suasana penuh keceriaan dan kebersamaan di Taman Kota Liwa, Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Jumat (26/03/2026). Tradisi budaya ini menjadi momen yang selalu dinantikan masyarakat, khususnya setelah perayaan Idul Fitri di bulan Syawal.


Kegiatan Halal Bihalal dan Sekura Cakak Buah tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Ahmad Hikami, kepala perangkat daerah, camat, lurah, hingga tokoh adat setempat.


Baca Juga : Sekura Lampung Barat 2026 Makin Meriah, Bupati Parosil Mabsus Sampaikan Kritik Konstruktif


Dalam sambutannya, Ahmad Hikami yang mewakili Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menyampaikan bahwa tradisi Sekura Lampung Barat bukan sekadar hiburan rakyat, melainkan memiliki nilai budaya dan sosial yang sangat mendalam.


Menurutnya, Sekura Cakak Buah menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus momentum saling memaafkan, karena dilaksanakan setelah umat Muslim menjalani ibadah puasa Ramadan.


“Sekura bukan hanya ajang berkumpul, tetapi juga menjadi momen untuk memperkuat kebersamaan dan saling memaafkan antar masyarakat,” ujarnya.


Selain itu, ia menegaskan bahwa budaya Sekura Lampung Barat merupakan bagian penting dari pelestarian budaya lokal yang terus dijaga oleh masyarakat di Bumi Sekala Bekhak.


Baca Juga : Wabup Lampung Barat Mad Hasnurin: Sekura Cakak Buah Perkuat Kebersamaan dan Persatuan Masyarakat

 

Antusiasme warga terlihat jelas dalam pelaksanaan pesta rakyat ini. Masyarakat mengenakan topeng dan berbagai kostum unik yang menjadi ciri khas Sekura, menciptakan suasana meriah sekaligus memperkuat hubungan sosial melalui semangat gotong royong.


Tradisi ini juga memiliki makna sebagai ungkapan rasa syukur dan kebahagiaan setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.


Menariknya, festival Sekura Lampung Barat digelar secara bergiliran di berbagai kecamatan hingga pekon, sehingga nilai-nilai budaya tetap hidup dan terus diwariskan kepada generasi muda.


Pemerintah daerah pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan berperan aktif dalam pembangunan daerah.


“Mari kita terus kobarkan semangat persatuan dan kebersamaan demi kemajuan Lampung Barat,” pesannya.


Baca Juga : Pj. Bupati Lampung Barat Rayakan Hari Raya Idul Fitri Dengan Ikuti Budaya Sekura.

 

Dengan terselenggaranya Pesta Sekura Lampung Barat, diharapkan nilai kebersamaan, persatuan, serta kecintaan terhadap budaya lokal semakin kuat di tengah masyarakat.

(Fit/Red)



Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pesta Sekura Lampung Barat 2026, Tradisi Budaya yang Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan

Terkini

POLITIK

  • Politik

Iklan

Close x