| Fenomena tumbuhnya bunga bangkai jangkung jenis Amorphophallus ducus-silvae kembali menarik perhatian publik di Kebun Raya Liwa |
LAMPUNG BARAT – SuaraMediaNews.com | Fenomena tumbuhnya bunga bangkai jangkung jenis Amorphophallus ducus-silvae kembali menarik perhatian publik di Kebun Raya Liwa. Kemunculan tanaman langka ini menjadi momen istimewa yang tidak hanya bernilai ilmiah, tetapi juga berdampak besar pada sektor wisata alam Lampung Barat.
Bunga bangkai yang mulai tumbuh di kawasan koleksi tanaman endemik tersebut langsung menyedot minat wisatawan dan pecinta flora. Banyak pengunjung datang untuk menyaksikan secara langsung proses pertumbuhan tanaman unik yang dikenal memiliki siklus mekar tidak menentu dan masa berbunga yang sangat singkat.
Baca Juga : Bunga Bangkai Langka, Mekar Sempurna di Kebun Raya Liwa
Kepala UPT Kebun Raya Liwa, Raden Budiman, menyebutkan bahwa kemunculan bunga bangkai ini menjadi indikator penting bahwa kondisi lingkungan di kawasan tersebut masih terjaga dengan baik.
“Ini bukan sekadar fenomena alam biasa, tetapi menjadi tanda bahwa ekosistem di Kebun Raya Liwa tetap sehat. Tanaman ini sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa bunga bangkai Amorphophallus ducus-silvae termasuk spesies langka yang tidak selalu muncul setiap tahun. Proses pertumbuhannya terus dipantau secara intensif oleh petugas sejak awal kemunculan hingga menjelang masa mekar.
Fenomena langka ini semakin memperkuat posisi Kebun Raya Liwa sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Lampung Barat. Selain menjadi objek wisata alam, kehadiran bunga bangkai juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya konservasi tumbuhan langka.
Baca Juga : Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Barat Beserta Sejumlah Pengurus Kunjungi Bunga Bangkai di KRL
Pengelola telah melakukan pengamanan di sekitar area tumbuhnya bunga guna menjaga kelestarian tanaman sekaligus memberikan ruang belajar bagi pengunjung.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya datang berwisata, tetapi juga memahami pentingnya menjaga lingkungan. Ini adalah kesempatan edukasi yang sangat berharga,” tambahnya.
Untuk menjaga kondisi bunga hingga masa mekarnya selesai, pihak pengelola mengimbau pengunjung agar tetap mematuhi aturan yang berlaku. Beberapa di antaranya adalah menjaga kebersihan, tidak menyentuh tanaman, serta mengikuti arahan petugas di lokasi.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan kelestarian bunga bangkai tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh lebih banyak pengunjung.
Kemunculan bunga bangkai jangkung ini diprediksi akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kebun Raya Liwa selama periode mekarnya berlangsung. Peristiwa langka ini sekaligus menegaskan peran kawasan tersebut sebagai pusat konservasi, penelitian, dan wisata edukasi lingkungan di Lampung.
Baca Juga : Sambut Libur Lebaran 2026, Kebun Raya Liwa Benahi Fasilitas untuk Kenyamanan Wisatawan
Dengan kombinasi antara keunikan alam dan nilai edukasi, Kebun Raya Liwa terus berkembang sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan.
(Fit/Red)


