Parosil Mabsus Kunjungi Rumah Korban Pembunuhan di Batam, Minta Pelaku Dihukum Setimpal

terkini

iklan kanan juga

Parosil Mabsus Kunjungi Rumah Korban Pembunuhan di Batam, Minta Pelaku Dihukum Setimpal

SUARA MEDIA NEWS
08 Desember 2025, 16:20 WIB Last Updated 2025-12-08T09:20:50Z

 

Dwi Putri Apriliani Dini


Lampung Barat suaramedianews.com | Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menyambangi rumah duka korban pembunuhan di Batam, Senin (8/12/2025). Kunjungan ini sebagai bentuk kepedulian sekaligus respons cepat pemerintah daerah atas musibah yang menimpa warganya.


Korban diketahui bernama Dwi Putri Apriliani Dini (25), warga Pekon Puramekar, Kecamatan Gedung Surian. Perempuan muda yang memiliki satu anak ini diduga menjadi korban penyiksaan brutal hingga tewas di kawasan Jodoh Permai, Batu Ampar, Kota Batam, Kepulauan Riau.


Baca Juga : Tragedi Batam, Wabup Mad Hasnurin Kunjungi Rumah Duka Dwi Putri, Beri Dukungan Penuh kepada Keluarga Korban Dugaan Penganiayaan dan Perdagangan Manusia


Informasi yang beredar menyebutkan, korban sebelumnya direkrut untuk bekerja sebagai lady companion di wilayah Jodoh–Seraya. Ia diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (korban perdagangan orang) yang berujung penyekapan dan penganiayaan berat hingga meninggal dunia.


Dalam kunjungannya, Parosil Mabsus menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada pihak keluarga. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah ikut merasakan kesedihan dan akan memberikan dukungan moral agar keluarga tetap kuat menghadapi ujian ini.


“Pemerintah Daerah turut berduka. Semoga Almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah, dan keluarga diberi ketabahan serta kekuatan,” ujar Parosil.


Baca Juga : Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Angkat Bicara Dalam Kasus TPPO di Lampung


Bupati dua periode itu juga mendorong aparat penegak hukum agar mengusut tuntas kasus pembunuhan di Batam tersebut. Ia berharap pelaku dapat diadili sesuai dengan perbuatan keji yang telah merenggut nyawa korban.


Menurut Parosil, musibah ini harus menjadi pembelajaran bagi pemerintah pekon dan kecamatan untuk lebih aktif berkomunikasi dengan masyarakat. 


Ia menekankan pentingnya mengetahui informasi mengenai warganya yang hendak bekerja di luar daerah, termasuk memastikan keamanan dan keselamatan mereka.


“Aparat tingkat pekon dan kecamatan harus membangun komunikasi dengan warga. Minimal kita tahu warga bekerja di mana dan apakah mereka mendapatkan jaminan keselamatan,” tegasnya.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Parosil Mabsus Kunjungi Rumah Korban Pembunuhan di Batam, Minta Pelaku Dihukum Setimpal

Terkini

Iklan