Menteri Agama Ajak Masyarakat Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Bersama Habib Syech

Kosong

terkini

Menteri Agama Ajak Masyarakat Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Bersama Habib Syech

SUARA MEDIA NEWS
30 Juli 2026, 10:13 WIB Last Updated 2026-07-30T03:13:59Z

 

Zikir dan Doa Kebangsaan
Menteri Agama Nasaruddin Umar (Foto : Istimewa)


JakartaSUARAMEDIANEWS.COM | Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak seluruh masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Jabodetabek, untuk menghadiri kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangka menyambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia.


Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) ini akan berlangsung di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu, 1 Agustus 2026, mulai pukul 17.00 hingga 21.30 WIB. Salah satu agenda utama yang akan memeriahkan kegiatan tersebut adalah Selawat Kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.


Dalam keterangannya, Menteri Agama mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum tersebut sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa bersama bagi kemajuan bangsa Indonesia.


"Mari kita sambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf serta para tokoh lintas agama di Lapangan Monas," ujar Nasaruddin Umar, Rabu (29/7/2026).


Kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa dipungut biaya.


Panitia membuka akses masuk ke kawasan acara mulai pukul 15.00 WIB melalui pintu pemeriksaan keamanan yang berada di sisi utara dan selatan Monas.


Bagi peserta yang tidak dapat memasuki area utama, panitia tetap menyediakan layar LED di sejumlah titik di area luar sehingga seluruh rangkaian acara dapat diikuti dengan nyaman.


Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, menjelaskan bahwa acara akan diawali dengan panduan suara dan khataman Al-Qur'an, dilanjutkan salat Magrib berjamaah, penampilan hadrah, serta Selawat Kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.


Selain itu, akan digelar pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Muhammad Zian Fahrezi dan doa lintas agama yang dipimpin oleh tokoh agama dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.


Menurut Kamaruddin, doa bersama tersebut menjadi simbol persatuan bangsa sekaligus harapan agar Indonesia senantiasa menjadi negara yang berdaulat, adil, dan makmur.


Untuk mendukung kenyamanan masyarakat, panitia menyediakan ratusan toilet serta area wudu dengan sekitar 1.000 hingga 1.500 keran.


Peserta dianjurkan mengenakan pakaian berwarna putih dan membawa perlengkapan salat yang praktis. Selain itu, masyarakat diminta tidak membawa barang bawaan secara berlebihan.


Panitia juga mengimbau agar peserta tidak membawa bayi maupun anak balita ke lokasi acara demi kenyamanan bersama.


Demi menjaga keamanan, seluruh peserta dilarang membawa benda tajam, senjata api, petasan, maupun barang-barang lain yang berpotensi membahayakan.


Kementerian Agama berharap kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan dapat menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan antarumat beragama sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam menyambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia.


Melalui doa bersama lintas agama, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memohon keberkahan, kedamaian, dan kemajuan bagi Indonesia agar terus berkembang menjadi bangsa yang berdaulat, adil, makmur, serta semakin kuat dalam semangat gotong royong.


(smn)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Menteri Agama Ajak Masyarakat Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Bersama Habib Syech

Terkini

Topik Populer

Iklan