Gema Gamolan Pekhing Tutup Festival Sekala Bekhak XII 2026, Komitmen Pelestarian Budaya Lampung Barat Kian Kuat

seedbacklink

hilltopads

terkini

Gema Gamolan Pekhing Tutup Festival Sekala Bekhak XII 2026, Komitmen Pelestarian Budaya Lampung Barat Kian Kuat

SUARA MEDIA NEWS
05 Juli 2026, 17:13 WIB Last Updated 2026-07-05T17:40:21Z

 

budaya Lampung Barat.
Suasana Penutupan Festival Budaya Sekala Bekhak XII 2026


Lampung BaratSuaraMediaNews.com | Festival Budaya Sekala Bekhak XII 2026 resmi berakhir dengan suasana meriah di Taman Kota, Kecamatan Balik Bukit, Sabtu malam, 4 Juli 2026. Penutupan agenda budaya tahunan ini dilakukan langsung oleh Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, melalui pemukulan gamolan pekhing sebagai simbol berakhirnya rangkaian kegiatan sekaligus penegasan komitmen dalam menjaga budaya Lampung Barat.


Momen penutupan Festival Sekala Bekhak XII turut dihadiri Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Kegiatan Event Kementerian Pariwisata RI Titik Lestari, Wakil Bupati Mad Hasnurin, jajaran Forkopimda, Sekda Nukman, Ketua TP PKK Partinia Parosil Mabsus, Ketua GOW Gurti Komarawati Mad Hasnurin, para asisten, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.


Selama tiga hari pelaksanaan, mulai 2 hingga 4 Juli 2026, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata menghadirkan beragam perlombaan seni dan budaya. Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menampilkan kekayaan tradisi, adat, dan seni khas daerah yang menjadi identitas Lampung Barat.


Pada awal acara penutupan, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menerima piagam penghargaan dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan setelah Festival Budaya Sekala Bekhak kembali masuk dalam daftar 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.


Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Kegiatan Event Kemenpar RI, Titik Lestari, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Lampung Barat yang selama tujuh tahun berturut-turut berhasil menempatkan festival ini dalam agenda nasional Kementerian Pariwisata.


“Alhamdulillah, ini menjadi tahun ketujuh berturut-turut Lampung Barat masuk dalam Karisma Event Nusantara. Hal ini menunjukkan bahwa upaya melestarikan budaya yang dilakukan secara konsisten mendapat pengakuan di tingkat nasional,” ujar Titik Lestari.


Menurutnya, penyelenggaraan Festival Sekala Bekhak XII 2026 tidak hanya penting dalam menjaga warisan budaya daerah, tetapi juga memiliki dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kehadiran festival budaya dinilai mampu mendorong aktivitas UMKM Lampung Barat, membuka peluang usaha, dan menarik minat wisatawan dari berbagai daerah.


Ia berharap event budaya seperti ini terus dipertahankan dan dikembangkan agar manfaatnya semakin luas, baik dalam aspek pelestarian tradisi maupun penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.


“Kegiatan seperti ini membuat roda ekonomi bergerak melalui UMKM. Ke depan, kami berharap Festival Budaya Sekala Bekhak terus berlanjut, bukan hanya untuk menjaga budaya Lampung Barat, tetapi juga untuk menarik wisatawan dari luar daerah sehingga memberi dampak langsung bagi perekonomian masyarakat,” katanya.


Titik Lestari juga menegaskan bahwa saat ini Kementerian Pariwisata RI terus mendorong pengembangan event berbasis budaya di berbagai daerah. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam merawat dan mempromosikan adat serta budaya lokal.


Sementara itu, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menegaskan bahwa Festival Budaya Sekala Bekhak bukan sekadar kegiatan seremonial atau hiburan semata. Menurutnya, festival ini memiliki tujuan yang lebih besar, yakni menjaga keberlangsungan seni tari, adat, dan budaya daerah agar tetap hidup di tengah masyarakat sekaligus dikenal lebih luas di tingkat nasional.


Parosil mengatakan, festival budaya menjadi sarana penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya Lampung Barat kepada masyarakat luar daerah, sekaligus menunjukkan kepada pemerintah pusat bahwa daerah memiliki komitmen kuat dalam menjaga warisan leluhur.


“Mudah-mudahan kegiatan ini mampu melestarikan seni tari dan budaya yang ada di Lampung Barat. Kegiatan ini bukan sekadar hura-hura, tetapi bagaimana kita menjaga dan mengenalkan budaya Lampung Barat kepada masyarakat luar daerah dan juga kepada Kementerian Pariwisata,” ujar Parosil.


Ia menambahkan, penyelenggaraan event budaya juga membawa dampak positif terhadap perekonomian warga. Kehadiran pengunjung, pelaku seni, dan pelaku usaha dalam festival mampu meningkatkan perputaran ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.


“Selain melestarikan budaya, kegiatan seperti ini juga dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat melalui UMKM. Ketika budaya berkembang, ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” lanjutnya.


Dalam kesempatan itu, Parosil turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para seniman, budayawan, panitia, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan Festival Budaya Sekala Bekhak XII 2026. Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya harus menjadi perhatian bersama dan tidak boleh berhenti hanya pada satu agenda tahunan.


“Saya menyatakan komitmen bahwa budaya harus menjadi perhatian serius kita bersama untuk terus dilestarikan,” tegasnya.


Menutup sambutannya, Bupati Lampung Barat juga memberi sinyal akan kembali menghadirkan agenda budaya dan ekonomi kreatif lainnya di masa mendatang. Salah satu yang disiapkan adalah Festival Kopi Lampung Barat, sebagai bagian dari promosi identitas daerah yang selama ini dikenal sebagai salah satu penghasil kopi unggulan.


“Ke depan, Insya Allah selain Festival Budaya Sekala Bekhak, kita juga akan menghadirkan kembali Festival Kopi, karena kopi adalah identitas Lampung Barat yang harus terus kita gaungkan,” pungkasnya.


Dengan berakhirnya Festival Sekala Bekhak XII, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berharap event ini dapat menjadi pintu masuk promosi pariwisata Lampung Barat dan budaya lokal ke tingkat nasional hingga internasional. Selain menjaga warisan tradisi, festival ini juga diharapkan semakin memperkuat citra Lampung Barat sebagai daerah yang kaya budaya, seni, dan potensi wisata.

(Fit/smn)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Gema Gamolan Pekhing Tutup Festival Sekala Bekhak XII 2026, Komitmen Pelestarian Budaya Lampung Barat Kian Kuat

Terkini

Topik Populer

Iklan