| Sekda Lampung Barat Nukman mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum muhasabah, memperkuat akhlak, kepedulian sosial, dan pembangunan spiritual masyarakat. |
Lampung Barat – Suaramedianews.com | Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah terasa begitu khidmat di Masjid Besar Baiturrahim, Kompleks Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat, Rabu malam (17/6/2026). Ratusan jamaah memadati masjid untuk mengikuti Pengajian Akbar Lampung Barat yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-4 Majelis Dzikir Ratib Al Haddad An Nuur sekaligus menyambut datangnya 1 Muharram 1448 H.
Kegiatan keagamaan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Barat, Nukman, yang menyampaikan pesan penting kepada masyarakat agar tidak memaknai pergantian tahun Hijriah sebatas seremonial semata.
BACA JUGA : Sekda Lampung Barat Minta Jajaran Kuasai Pemetaan TKD 2027 agar Pembangunan Lebih Tepat Sasaran
Dalam sambutannya, Nukman menegaskan bahwa 1 Muharram merupakan momentum bersejarah yang mengingatkan umat Islam pada peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah, sebuah perjalanan yang sarat dengan nilai perjuangan, pengorbanan, persatuan, dan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
"Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah. Momentum 1 Muharram mengingatkan kita pada hijrah Rasulullah SAW yang penuh makna dan pelajaran hidup," ujar Nukman.
Menurutnya, peringatan Muharram 1448 H seharusnya menjadi ruang untuk melakukan evaluasi diri atau muhasabah atas perjalanan hidup selama setahun terakhir.
Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan tahun baru Islam sebagai titik awal memperbaiki kualitas diri, mempererat keharmonisan keluarga, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat kontribusi terhadap pembangunan daerah.
"Mari kita evaluasi apa yang telah dilakukan selama setahun terakhir dan memperkuat tekad menjadi pribadi yang lebih baik, keluarga yang lebih harmonis, masyarakat yang lebih peduli, serta daerah yang semakin maju dan sejahtera," katanya.
BACA JUGA : Ratusan Peserta Meriahkan Karnaval Budaya Islam 1448 Hijriah di Lampung Barat
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Lampung Barat juga mengajak seluruh jamaah untuk mengimplementasikan makna hijrah dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, hijrah bukan hanya berpindah tempat, tetapi juga perubahan sikap dan perilaku menuju arah yang lebih positif.
"Hijrah dari sikap yang kurang baik menuju akhlak yang mulia, dari individualisme menuju kepedulian sosial, serta dari kemalasan menuju semangat bekerja dan berkarya," tegasnya.
Pesan tersebut mendapat perhatian dari para jamaah yang hadir dalam Pengajian Akbar Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang menghadirkan penceramah KH Ahmad Fuad Abdillah, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda Al Fuadiyah, Pringsewu.
Nukman juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pembangunan fisik semata.
Menurutnya, pembangunan mental dan spiritual masyarakat memiliki peran yang sama penting dalam menciptakan daerah yang maju dan berdaya saing.
"Pemerintah menyadari pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat," jelasnya.
Ia menilai kegiatan keagamaan seperti pengajian akbar memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat yang religius, berakhlak baik, serta memiliki semangat kebersamaan yang kuat.
Menjelang akhir sambutannya, Sekda Lampung Barat mengajak masyarakat untuk terus memperkuat nilai persatuan melalui tiga bentuk ukhuwah, yakni ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah.
Ia berharap masyarakat tetap menjaga kerukunan, keamanan, dan semangat gotong royong sebagai modal utama dalam mendukung pembangunan daerah.
"Mari kita jaga persatuan, kerukunan, dan kebersamaan yang selama ini telah terjalin baik di Lampung Barat. Dukung pembangunan dengan menjaga keamanan, ketertiban, dan semangat gotong royong demi Lampung Barat yang maju, sejahtera, dan berdaya saing," pungkasnya.
BACA JUGA : SuaraMediaNews.com, Portal Berita Online yang Menghadirkan Informasi Cepat, Akurat, dan Menginspirasi
Sementara itu, mewakili pengurus Majelis Dzikir Ratib Al Haddad An Nuur, Hernadi menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang telah memasuki tahun keempat tersebut.
"Alhamdulillah, kegiatan ini menjadi amal ibadah bagi kita semua. Semoga majelis yang telah berjalan selama empat tahun ini terus istiqamah dan mendapatkan ridha Allah SWT," ujarnya.
Selain tausiah dan dzikir bersama, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi di momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Pengajian akbar ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan keagamaan yang tidak hanya memperkuat nilai spiritual masyarakat, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kebersamaan warga Lampung Barat dalam menyambut tahun baru Hijriah.
(smn/Fit)


