Lampung Barat – SuaraMediaNews.com | Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan pesantren agar mampu mencetak generasi yang unggul dalam ilmu agama sekaligus memiliki kompetensi pendidikan formal. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Barat, Nukman, saat meresmikan Pondok Pesantren Miftahurrohmah II di Pekon Bahway, Minggu (28/6/2026).
Peresmian pondok pesantren yang mewakili Bupati Lampung Barat itu dirangkaikan dengan kegiatan Haflah Akhirussanah, Khataman Juz Amma, serta Pengesahan Santri Baru Pagar Nusa Rayon Miftahurrohmah II yang berlangsung khidmat dan dihadiri tokoh agama, masyarakat, serta para santri.
BACA JUGA : Teknologi Siger Lampung Presisi Bantu Polisi Bongkar Pencurian Fasilitas Tol Trans Sumatera
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Nukman juga menyerahkan bantuan berupa ambal kepada pihak pesantren sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan lembaga pendidikan berbasis keagamaan di Lampung Barat.
Dalam sambutannya, Nukman menekankan pentingnya perencanaan dan arah pengembangan pesantren yang jelas. Menurutnya, setiap pondok pesantren perlu memiliki visi, misi, serta target yang terukur untuk lima tahun ke depan.
Ia menyebut perencanaan yang matang akan membantu pengelola pesantren dalam menjalankan program pendidikan dan pembinaan santri secara lebih efektif.
"Pesantren harus memiliki gambaran yang jelas mengenai tujuan pendiriannya serta target yang ingin dicapai. Dengan begitu, proses pembinaan santri dapat berjalan lebih terarah dan terukur," ujarnya.
Sekda Lampung Barat menegaskan bahwa tantangan zaman saat ini menuntut santri memiliki kemampuan yang lebih luas. Selain memperdalam ilmu agama, para santri juga perlu mendapatkan pendidikan formal agar memiliki ijazah yang diakui secara nasional.
Menurutnya, keberadaan ijazah formal akan membuka peluang yang lebih besar bagi lulusan pesantren untuk melanjutkan pendidikan maupun bersaing di dunia kerja.
"Santri harus unggul dalam ilmu agama, tetapi juga harus memiliki pendidikan formal yang memadai. Dengan adanya ijazah, mereka memiliki kesempatan yang sama dengan lulusan sekolah formal lainnya," kata Nukman.
BACA JUGA : Pengajian Akbar 1 Muharam 1448 Hijriah, Parosil Mabsus Dorong Dukungan untuk Program Pemerintah
Ia menilai integrasi antara pendidikan diniyah dan pendidikan formal merupakan langkah penting untuk mencetak generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi perkembangan zaman.
Pada kesempatan itu, Nukman juga menyampaikan apresiasi atas berdirinya Pondok Pesantren Miftahurrohmah II yang dinilai memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia di Lampung Barat.
Menurutnya, pesantren selama ini telah menjadi lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi berkarakter, memiliki pemahaman agama yang kuat, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.
"Pesantren telah terbukti mencetak generasi yang memiliki ilmu agama yang baik, akhlak mulia, cinta tanah air, serta mampu menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan," ungkapnya.
Ia juga menilai kegiatan Haflah Akhirussanah bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk rasa syukur atas keberhasilan para santri dalam menyelesaikan proses pembelajaran dan pembinaan selama satu tahun pendidikan.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahurrohmah II, Abdul Habi Harianto, menyambut baik arahan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.
Ia menegaskan bahwa pihak pesantren berkomitmen mengembangkan sistem pendidikan yang mengintegrasikan kurikulum diniyah dengan pendidikan formal sehingga santri tidak hanya memiliki bekal ilmu agama, tetapi juga memperoleh ijazah formal.
Menurutnya, dalam lima tahun ke depan, seluruh santri di Ponpes Miftahurrohmah II ditargetkan dapat mengikuti pendidikan diniyah sekaligus pendidikan formal yang diakui negara.
"Kami ingin menjadikan Miftahurrohmah II sebagai pusat pembinaan umat yang rahmatan lil alamin serta melahirkan kader-kader dakwah yang berkualitas dan siap berkontribusi bagi masyarakat," ujarnya.
BACA JUGA : Polwan Satbrimob Polda Lampung Sabet Juara di Kejuaraan Piala Presiden RI 2026
Selain memperkuat aspek keilmuan agama, pesantren juga akan terus mengembangkan pendidikan karakter, keterampilan, dan kemampuan sosial santri agar mampu menghadapi tantangan masa depan.
Dengan komitmen tersebut, Pondok Pesantren Miftahurrohmah II diharapkan menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam unggulan di Lampung Barat yang mampu mencetak generasi berakhlak mulia, berwawasan luas, dan memiliki daya saing di era modern.
(FIT/SMN)



