Lampung Barat Kembali Jadi Lokasi KKN UGM 2026, Parosil Mabsus Dorong Penguatan Kedaulatan Pangan dan Potensi Daerah

seedbacklink

terkini

iklan

Lampung Barat Kembali Jadi Lokasi KKN UGM 2026, Parosil Mabsus Dorong Penguatan Kedaulatan Pangan dan Potensi Daerah

SUARA MEDIA NEWS
24 Juni 2026, 19:12 WIB Last Updated 2026-06-24T12:12:42Z
 
Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat
Penyambutan mahasiswa KKN ini turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, para asisten, camat, perangkat pekon, serta dosen pembimbing lapangan dari UGM, Dr. Wagiman, S.TP., M.Si.


Lampung Barat SuaraMediaNews.com | Kabupaten Lampung Barat kembali dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM 2026. Kehadiran mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut disambut langsung oleh Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, didampingi Wakil Bupati Mad Hasnurin di Aula Kagungan Setdakab Lampung Barat, Rabu (24/6/2026).


Penyambutan mahasiswa KKN ini turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, para asisten, camat, perangkat pekon, serta dosen pembimbing lapangan dari UGM, Dr. Wagiman, S.TP., M.Si.


BACA JUGA : 224 Warga Baru PSHT Lampung Barat Resmi Disahkan, Wabup Mad Hasnurin: Jadilah Teladan di Tengah Masyarakat


Pada tahun 2026, program KKN UGM mengangkat tema “Kedaulatan Pangan dan Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan”, sebuah tema yang dinilai sangat sesuai dengan karakteristik dan potensi unggulan Kabupaten Lampung Barat.


Dikenal sebagai daerah penghasil kopi berkualitas serta memiliki sektor pertanian yang kuat dan lingkungan alam yang masih terjaga, Lampung Barat dianggap menjadi lokasi ideal untuk implementasi berbagai program pemberdayaan masyarakat berbasis keberlanjutan.


Program KKN-PPM UGM akan berlangsung selama kurang lebih dua bulan, mulai 22 Juni hingga 8 Agustus 2026. Sebanyak 30 mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu akan ditempatkan di Pekon Sukamaju dan Pekon Lombok, Kecamatan Lumbok Seminung.


Selama pelaksanaan KKN, para mahasiswa akan menjalankan sejumlah tahapan kegiatan yang meliputi observasi lapangan, pemetaan potensi wilayah, pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat, hingga evaluasi dan pendampingan berkelanjutan.


Melalui pendekatan lintas bidang keilmuan, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan sektor pertanian, ekonomi masyarakat, teknologi tepat guna, kesehatan, hingga penguatan kapasitas sosial masyarakat desa.


BACA JUGA : Kodim 0422 Lampung Barat Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80 Lewat Kegiatan Menembak Bersama TNI-Polri


Dalam sambutannya, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kepercayaan yang kembali diberikan oleh Universitas Gadjah Mada kepada Kabupaten Lampung Barat.


Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN merupakan bentuk nyata kontribusi dunia pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.


“Lampung Barat memiliki potensi yang sangat besar, baik di sektor pertanian, perkebunan kopi maupun pariwisata. Ini menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Parosil Mabsus.


Ia juga memperkenalkan sejumlah potensi unggulan daerah seperti Danau Ranau, Kebun Raya Liwa, pasar tematik, serta berbagai destinasi wisata alam yang menjadi daya tarik Kabupaten Lampung Barat.


Parosil berharap mahasiswa tidak hanya menjalankan kegiatan akademik semata, tetapi juga mampu menjadi mitra masyarakat dalam mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.


Ia mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki guna mendukung pengembangan kelompok tani, pelaku UMKM, serta generasi muda di pedesaan.


“Gunakan kemampuan dan inovasi yang dimiliki untuk membantu masyarakat. Kami ingin sektor pertanian semakin maju, UMKM berkembang, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” katanya.


Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, lanjut Parosil, siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan KKN UGM 2026, baik dari aspek fasilitas, keamanan, maupun pendampingan selama mahasiswa menjalankan program pengabdian.


Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan UGM, Dr. Wagiman, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yang kembali membuka ruang bagi mahasiswa untuk belajar dan mengabdi di tengah masyarakat.


Menurutnya, Lampung Barat merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi besar sekaligus menjadi lokasi pembelajaran yang sangat baik bagi mahasiswa.


“Lampung Barat memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan. Kami berharap mahasiswa dapat belajar langsung dari masyarakat sekaligus memberikan kontribusi yang bermanfaat selama 50 hari ke depan,” ujar Wagiman.


BACA JUGA : KKN UNIB 2026 di Kaur Libatkan 847 Mahasiswa, Fokus Pengelolaan Sampah Desa


Ia juga berharap program KKN ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi masyarakat, tetapi juga mampu memotivasi generasi muda Lampung Barat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, termasuk ke Universitas Gadjah Mada.


Dengan tema Kedaulatan Pangan dan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, pelaksanaan KKN UGM 2026 di Lampung Barat diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi dan program pemberdayaan yang mendukung pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

(Red/smn)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Lampung Barat Kembali Jadi Lokasi KKN UGM 2026, Parosil Mabsus Dorong Penguatan Kedaulatan Pangan dan Potensi Daerah

Terkini

Topik Populer

Iklan