Lampung Barat – SuaraMediaNews.com | Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus mendorong peningkatan produksi padi dan memperkuat program swasembada pangan melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani.
Sebanyak 10 unit hand traktor diserahkan langsung oleh Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, kepada kelompok tani dalam apel mingguan di halaman Kantor Bupati Lampung Barat, Senin (25/05/2026).
Bantuan Alsintan tersebut diberikan kepada sejumlah kelompok tani yang tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya Kelompok Tani Sido Makmur dan Karya Muda 2 di Tugu Ratu Suoh, Way Sukau di Tapak Siring Sukau, Way Sebukau di Lombok Seminung, Sejahtera di Gunung Terang Air Hitam, hingga kelompok tani di Kebun Tebu, Gedung Surian, dan BNS.
Dalam sambutannya, Parosil Mabsus menegaskan bahwa bantuan mesin pertanian ini bukan sekadar bantuan simbolis, melainkan bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Lampung Barat untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
“Kalau sebelumnya hanya panen satu kali dalam setahun, sekarang harus mulai berani menargetkan dua hingga tiga kali panen. Dengan adanya Alsintan, pengolahan lahan menjadi lebih cepat dan efisien,” kata Parosil.
Baca Juga : Dishub Lampung Barat Gelar Forum Lalu Lintas, Perkuat Sinergi Lima Pilar Keselamatan Jalan
Menurutnya, modernisasi sektor pertanian menjadi langkah penting untuk mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus sejalan dengan program Astacita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan sektor pangan sebagai prioritas utama.
Bupati juga mengingatkan agar bantuan Alsintan dikelola secara bijak dan tidak memicu konflik antaranggota kelompok tani. Ia berharap seluruh kelompok penerima dapat menjaga kekompakan serta memanfaatkan fasilitas tersebut demi kepentingan bersama.
“Jangan sampai bantuan ini justru menjadi sumber persoalan di kelompok tani. Kalau dikelola dengan baik, Alsintan ini bisa meningkatkan hasil panen dan pendapatan petani,” tegasnya.
Dengan penggunaan alat pertanian modern, proses pengolahan sawah dinilai lebih hemat waktu dan biaya. Selain itu, penggunaan hand traktor juga diharapkan mampu meningkatkan intensitas tanam dan mempercepat masa tanam padi di Lampung Barat.
Baca Juga : Dugaan Penyalahgunaan Dana PKH di Lamongan, Kartu Bantuan KPM Disebut Dipegang Istri Oknum Perangkat Desa
Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memastikan akan terus melakukan pengawasan terhadap pemanfaatan bantuan Alsintan agar tepat sasaran dan benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan produksi pertanian.
Melalui program ini, Lampung Barat menargetkan diri menjadi salah satu daerah penyangga ketahanan pangan dan lumbung padi di Provinsi Lampung.
(fit)



