Curah Hujan Lampung Awal Mei 2026 Meningkat, BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem dan Hujan Lebat

iklan google

Iklan

terkini

iklan

Curah Hujan Lampung Awal Mei 2026 Meningkat, BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem dan Hujan Lebat

SUARA MEDIA NEWS
03 Mei 2026, 08:30 WIB Last Updated 2026-05-03T01:30:00Z

 

Curah hujan di wilayah Lampung pada awal Mei 2026
Gambar ilustrasi (chatGPT image)


LampungSuaraMediaNews.com | Curah hujan di wilayah Lampung pada awal Mei 2026 mengalami peningkatan signifikan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi di sejumlah daerah.


Berdasarkan prakiraan resmi BMKG, sebagian besar wilayah Lampung masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, terutama pada siang hingga malam hari. 


Baca Juga : Cuaca Ekstrem di Lampung, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang


BMKG mencatat bahwa pada 1 Mei 2026, hujan berpotensi terjadi hampir di seluruh wilayah Lampung, seperti Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan, hingga wilayah pesisir dan perkotaan seperti Bandar Lampung. Bahkan, hujan tersebut dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. 


Selain itu, dalam prospek cuaca mingguan, BMKG menyebutkan bahwa kondisi atmosfer saat ini masih mendukung terbentuknya awan hujan. Hal ini menyebabkan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat masih dapat terjadi di berbagai wilayah Lampung. 


Salah satu faktor utama peningkatan curah hujan ini adalah fenomena dinamika atmosfer global, seperti aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), yang turut memperkuat pembentukan awan hujan di wilayah Lampung. 


Baca Juga : BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 2–8 Maret 2026, Bibit Siklon Tropis Tumbuh di Selatan Jawa


BMKG juga menegaskan bahwa periode ini merupakan masa peralihan atau pancaroba dari musim hujan ke musim kemarau. Pada fase ini, cuaca cenderung tidak menentu, ditandai dengan hujan lebat yang turun secara tiba-tiba dalam durasi singkat. 


Kondisi tersebut meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan genangan air di sejumlah titik. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana.


BMKG mengingatkan masyarakat agar selalu memantau informasi cuaca terbaru serta menghindari aktivitas di luar ruangan saat terjadi hujan lebat disertai petir dan angin kencang.


Baca Juga : BMKG Tekankan Penguatan Peringatan Dini untuk Tekan Risiko Bencana Hidrometeorologi


Meski demikian, secara umum BMKG memprediksi awal musim kemarau di Lampung akan berlangsung secara bertahap mulai Mei hingga Juni 2026. Artinya, hujan masih berpotensi terjadi di awal bulan sebelum kondisi cuaca benar-benar memasuki musim kemarau.


Dengan kondisi ini, masyarakat diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu. (*)


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Curah Hujan Lampung Awal Mei 2026 Meningkat, BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem dan Hujan Lebat

Terkini

Topik Populer

Iklan