| Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus melayat dua bocah korban hanyut di Way Semaka. Imbau orang tua tingkatkan pengawasan anak di tengah cuaca ekstrem. |
Lampung Barat – SuaraMediaNews.com | Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin menyambangi rumah duka dua bocah korban hanyut di Sungai Way Semaka, Kecamatan Belalau, Rabu (6/5/2026).
Kehadiran Bupati di tengah keluarga korban menjadi bentuk empati dan kepedulian pemerintah daerah atas musibah yang terjadi. Suasana haru menyelimuti kediaman korban saat rombongan tiba.
Baca Juga : Dua Bocah Tenggelam di Sungai Way Semaka Lampung Barat Ditemukan Meninggal Dunia, Ini Kronologinya
Diketahui, dua anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut meninggal dunia setelah terseret arus sungai saat berenang pada Selasa (5/5/2026). Kedua korban merupakan warga Pekon Bakhu, Kecamatan Batu Ketulis.
Bupati Sampaikan Duka Mendalam
Dengan penuh keprihatinan, Parosil Mabsus menyampaikan belasungkawa atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan pemerintah daerah, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Ini musibah yang sangat memilukan bagi kita semua,” ujarnya.
Baca Juga : Mayat Mengambang di Perairan Tanjung Setia Telah Berhasil Dievakuasi
Ia menegaskan bahwa kehilangan anak di usia yang masih belia menjadi pukulan berat, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga seluruh masyarakat Lampung Barat.
Bupati juga mendoakan agar kedua korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan, serta menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan.
Imbauan Penting di Tengah Cuaca Ekstrem
Dalam kesempatan tersebut, Parosil Mabsus turut mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak.
Baca Juga : Irfan Fadillah Resmi Pimpin KONI Lampung Barat 2026–2030, Target Peringkat 5 Porprov 2026
Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem yang ditandai dengan curah hujan tinggi dapat menyebabkan debit air sungai meningkat secara tiba-tiba dan membahayakan.
“Saya minta kepada seluruh orang tua agar lebih waspada. Jangan biarkan anak-anak bermain di sungai atau aliran air tanpa pengawasan, apalagi saat kondisi cuaca tidak menentu seperti sekarang,” tegasnya.
Ia juga mengimbau agar pihak sekolah dan orang tua memastikan anak-anak langsung pulang ke rumah setelah kegiatan belajar selesai.
“Keselamatan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai kejadian serupa terulang kembali,” tambahnya.
Baca Juga : Geger ! Penemuan Mayat Mengambang di Perairan Tanjung Setia Pesisir Barat
Peristiwa anak hanyut di Way Semaka ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan bahaya aktivitas di sungai, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Lampung.
(smn)

