Bupati Lampung Barat Tinjau Kebakaran Taman Jaya Liwa, Tekankan Pencegahan Korsleting Listrik dan Koordinasi dengan PLN

iklan google

Iklan

terkini

iklan

Bupati Lampung Barat Tinjau Kebakaran Taman Jaya Liwa, Tekankan Pencegahan Korsleting Listrik dan Koordinasi dengan PLN

SUARA MEDIA NEWS
22 April 2026, 21:20 WIB Last Updated 2026-04-22T14:20:00Z

 
kebakaran rumah di Taman Jaya Liwa Lampung Barat
Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, turun langsung meninjau lokasi kejadian di Pemangku Taman Jaya, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit


Lampung Barat – Suara Media News | Pasca peristiwa kebakaran rumah di Taman Jaya Liwa Lampung Barat yang sempat mengkhawatirkan warga, Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, turun langsung meninjau lokasi kejadian di Pemangku Taman Jaya, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (22/04/2026).


Kunjungan ini menjadi tindak lanjut dari peristiwa kebakaran di Taman Jaya Liwa yang sebelumnya memicu doa dan harapan warga agar tidak ada korban jiwa. Dalam kejadian yang terjadi pada Senin malam (20/04), tiga rumah milik warga atas nama Edi, Dedi, dan Bambang hangus dilalap api. Beruntung, tidak ada korban jiwa, meski kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.


Baca Juga : Kebakaran Rumah Taman Jaya Liwa Lampung Barat, Warga Berharap Tidak Ada Korban Jiwa


Sebagai bentuk kepedulian, Bupati Lampung Barat menyerahkan bantuan berupa sembako, peralatan rumah tangga, serta uang tunai kepada keluarga terdampak. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga pasca musibah kebakaran.


“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah, kami turut prihatin atas musibah kebakaran ini. Semoga para korban diberikan ketabahan,” ujar Parosil Mabsus.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyoroti tingginya kasus kebakaran akibat korsleting listrik di Lampung Barat. Ia menyebutkan bahwa sebagian besar kebakaran yang terjadi di wilayahnya disebabkan oleh gangguan instalasi listrik.


“Sekitar 80 persen kasus kebakaran di Lampung Barat disebabkan oleh korsleting listrik. Ini bisa karena kelalaian maupun kondisi jaringan listrik yang sudah lama,” jelasnya.


Baca Juga : Kebakaran Toko Material di Baturaja, Api Hanguskan Keano Abadi di Pasar RSS Sriwijaya


Untuk itu, Bupati meminta jajaran terkait seperti BPBD, camat, dan peratin untuk segera berkoordinasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) guna melakukan pengecekan instalasi listrik warga secara berkala.


Langkah ini dinilai penting sebagai upaya konkret dalam pencegahan kebakaran rumah di Lampung Barat, khususnya di wilayah rawan seperti permukiman padat.


Selain koordinasi lintas instansi, Bupati juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya kebiasaan sederhana yang bisa mencegah kebakaran.


“Musibah kebakaran paling sering terjadi karena dua hal, korsleting listrik dan kompor yang lupa dimatikan. Biasakan sebelum keluar rumah atau tidur, cek listrik dan kompor,” imbaunya.


Ia juga menyarankan warga untuk mencabut peralatan listrik yang tidak digunakan guna menghindari potensi arus pendek.


Bupati berharap, kejadian kebakaran Taman Jaya Liwa Lampung Barat ini menjadi pelajaran bersama agar masyarakat lebih peduli terhadap keselamatan lingkungan. Ia juga meminta petugas pemadam kebakaran (Damkar) untuk terus siaga dan menjalankan tugas secara maksimal.


Baca Juga : Bupati Lampung Barat Tinjau Kebakaran di Balik Bukit, Imbau Warga Waspada Korsleting Listrik dan Perkuat Koordinasi dengan PLN


Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, PLN, dan masyarakat, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.


Peristiwa ini sekaligus mempertegas pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait bahaya listrik dan penggunaan peralatan rumah tangga secara aman, demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.

(Fitya/Tim)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Bupati Lampung Barat Tinjau Kebakaran Taman Jaya Liwa, Tekankan Pencegahan Korsleting Listrik dan Koordinasi dengan PLN

Terkini

Topik Populer

Iklan