| Kondisi Banjir yang menerjang wilayah Kabupate Lebong Bengkulu, Kamis (7/5/2026).(DOkDandim 0409/Rejang Lebong) |
Lebong, Bengkulu – SuaraMediaNews.com | Banjir kembali menerjang wilayah Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, Kamis (7/5/2026) pagi. Meluapnya Sungai Ketahun akibat tingginya intensitas hujan membuat sekitar 100 rumah warga terendam banjir.
Peristiwa banjir di Lebong Bengkulu ini terjadi di Desa Ralang Leak 2, Kecamatan Bingin Kuning, sekitar pukul 06.00 WIB.
Baca Juga : Kronologi Kecelakaan Bus ALS Tabrak Truk Tangki di Musi Rawas Utara, 16 Orang Tewas
Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, mengatakan banjir disebabkan curah hujan tinggi di wilayah hulu Sungai Ketahun sehingga debit air meningkat drastis.
“Ketinggian air mencapai sekitar satu meter dan merendam kurang lebih 100 rumah warga,” ujar Agung saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Lansia Dievakuasi, Tidak Ada Korban Jiwa
Meski banjir sempat merendam permukiman warga, pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Sejumlah warga lanjut usia (lansia) yang terdampak banjir telah dievakuasi ke rumah kerabat untuk menghindari risiko yang lebih besar.
“Korban jiwa tidak ada. Warga lansia sudah dievakuasi ke rumah keluarga masing-masing,” jelasnya.
Baca Juga : Dampak Cuaca Ekstrem, Jalan Vital Padang Dalom–Sukarame Terancam Putus, PUPR Siapkan Penanganan Cepat
Hingga Kamis siang, kondisi banjir di Kabupaten Lebong dilaporkan mulai berangsur surut. Namun, warga masih diminta waspada mengingat potensi hujan masih dapat terjadi sewaktu-waktu.
Akses Jalan Lumpuh Akibat Banjir
Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan akses Jalan Lintas Talang Leak–Muara Aman tidak dapat dilalui kendaraan.
Untuk sementara, arus lalu lintas dialihkan melalui jalur alternatif Talang Leak–Semelako guna menghindari kawasan terdampak banjir.
Kondisi ini sempat menghambat aktivitas masyarakat dan mobilitas kendaraan di wilayah tersebut.
TNI Terjunkan Personel Evakuasi
Dalam upaya penanganan bencana banjir Lebong, TNI menerjunkan sedikitnya 20 personel untuk membantu proses evakuasi dan penanganan warga terdampak.
Kodim 0409/Rejang Lebong juga menyatakan siap menambah kekuatan personel apabila diperlukan oleh pemerintah daerah.
“Jika Pemda membutuhkan tambahan personel, kami siap menerjunkan anggota Yonif 144. Saat ini kami terus memantau perkembangan banjir agar tidak meluas,” kata Agung.
Baca Juga : Polisi Evakuasi Mobil Warga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang Gunakan Mobil Towing
Banjir yang kembali terjadi di Kabupaten Lebong menjadi perhatian serius mengingat wilayah tersebut sebelumnya juga beberapa kali terdampak bencana serupa akibat tingginya curah hujan.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan genangan.
(smn)

