Lampung Barat – SuaraMediaNews.com | Kegiatan Safari Ramadhan Way Tenong 2026 menjadi momentum penting bagi masyarakat Pekon Mutar Alam, Kecamatan Way Tenong. Dalam agenda tersebut, Bupati Parosil Mabsus secara langsung merespons keluhan warga terkait jalan putus di Mutar Alam yang menghambat aktivitas dan mobilitas masyarakat.
Kegiatan Safari Ramadhan tingkat kecamatan yang berlangsung di Masjid Babusalam, Rabu (4/3/2026), dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Baca Juga : Safari Ramadhan Pesisir Barat 1447 H, Wakil Bupati Irawan Topani Serahkan Bantuan untuk Tiga Kecamatan
Dalam sambutannya, Sartoni selaku tokoh masyarakat Pekon Mutar Alam menyampaikan sejumlah usulan pembangunan, mulai dari peningkatan fasilitas masjid hingga perbaikan infrastruktur jalan.
Ia secara khusus meminta Pemerintah Kabupaten Lampung Barat segera mengatasi akses jalan terputus di Mutar Alam yang dinilai sangat mengganggu aktivitas warga.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat segera memperbaiki ruas jalan yang terputus ini agar aktivitas masyarakat kembali lancar,” ujarnya.
Kondisi jalan tersebut disebut berdampak pada distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga kegiatan ekonomi warga sekitar Way Tenong.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Parosil Mabsus menegaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Barat.
Baca Juga : Digitalisasi Penukaran Uang Lebaran 2026, BI Tegal Siapkan Rp5,3 Triliun Lewat Aplikasi PINTAR
Ia menjelaskan bahwa penanganan jalan putus di Way Tenong tersebut telah diusulkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendapatkan dukungan anggaran.
Menurutnya, jika tidak ada kendala administratif maupun teknis, pembangunan ruas jalan yang terputus itu akan direalisasikan pada tahun 2026 dengan estimasi anggaran sebesar Rp7,5 miliar.
“Insya Allah tahun 2026 ini bisa direalisasikan. Kita doakan bersama agar tidak ada hambatan dan prosesnya berjalan lancar,” kata Parosil.
Bupati yang akrab disapa Pak Cik tersebut juga menegaskan komitmennya untuk tetap memperbaiki jalan tersebut meskipun pengajuan melalui BNPB belum terealisasi tahun ini.
Sebagai langkah alternatif, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat akan menganggarkan perbaikan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Lampung Barat pada tahun 2027 mendatang.
“Jika tahun 2026 belum terealisasi melalui BNPB, maka 2027 akan kita tangani lewat PUPR,” tegasnya.
Baca Juga : Jelang Idulfitri 1447 H, Pemerintah Perkuat Daya Beli Masyarakat melalui THR, BHR, dan Stimulus Ekonomi 2026
Kegiatan Safari Ramadhan Lampung Barat 2026 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Pemerintah daerah memanfaatkan momen ini untuk mendengar kebutuhan riil warga, khususnya terkait pembangunan infrastruktur desa, perbaikan jalan rusak, dan peningkatan fasilitas publik.
Dengan adanya komitmen tersebut, masyarakat Mutar Alam berharap akses transportasi segera normal kembali sehingga aktivitas ekonomi dan sosial dapat berjalan tanpa hambatan.
(Saini)


