| Kegiatan tersebut berlangsung di Lamongan dan dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa |
LAMONGAN – SuaraMediaNews.com | Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp 7,2 miliar untuk Kabupaten Lamongan melalui program Sapa Bansos Amaliyah Ramadan. Kegiatan tersebut berlangsung di Lamongan dan dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara, serta jajaran Forkopimda setempat.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada sejumlah penerima manfaat sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat perlindungan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bantuan yang disalurkan dalam program Sapa Bansos Ramadan Pemprov Jatim di Lamongan mencakup berbagai program sosial yang menyasar kelompok masyarakat rentan.
Beberapa bantuan yang diberikan antara lain : Bantuan sosial untuk penyandang disabilitas, Bantuan sosial lansia melalui program PKH Plus, Bantuan Kewirausahaan Inklusif Produktif (KIP) Putri Jawara, Bantuan bagi masyarakat dalam kategori kemiskinan ekstrem, Zakat produktif, Bantuan operasional pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Berbagai program bantuan sosial lainnya.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam memperkuat pembangunan sosial di daerah.
“Tahun ini alokasi bantuan sosial dari Pemprov Jatim untuk Kabupaten Lamongan mencapai Rp 7,2 miliar. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh penerima,” ujarnya.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur atas perhatian besar yang diberikan kepada masyarakat Lamongan melalui berbagai program bantuan sosial tersebut.
Menurut Bupati yang akrab disapa Pak Yes, kegiatan Sapa Bansos Ramadan memberikan dukungan moral dan material yang sangat penting bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi.
“Terima kasih Bu Gubernur, semoga bantuan sosial ini dapat memperkuat ketahanan sosial masyarakat Lamongan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa masyarakat Lamongan juga menerima sejumlah program bantuan lainnya seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta bantuan bagi anak yatim piatu.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Lamongan juga menjalankan program tambahan melalui Yakin Semua Sejahtera (YSS).
Program tersebut meliputi berbagai bentuk pemberdayaan masyarakat, antara lain : Pemberdayaan 32 kepala rumah tangga perempuan, Bantuan sembako untuk lansia, Bantuan pemberdayaan keluarga, Dukungan bantuan bagi Lembaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (LKSK).
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga menyampaikan bahwa pemerintah provinsi turut mendukung pembangunan infrastruktur di Lamongan.
Salah satunya dengan mengirimkan 300 drum aspal untuk perbaikan jalan, sementara pengerjaan akan ditangani oleh pemerintah daerah.
Menurut Khofifah, langkah tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah guna memastikan infrastruktur tetap baik, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Ia juga berharap bantuan sosial yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Terima kasih kepada seluruh pilar sosial. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan segala amal di bulan Ramadan ini mendapat pahala,” ujar Khofifah.
Penyaluran bantuan sosial Pemprov Jatim sebesar Rp 7,2 miliar untuk Lamongan diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar serta memperkuat ketahanan keluarga.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menekan angka kemiskinan, memperkuat kesejahteraan sosial, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Lamongan.
(Budi/smn)


