| Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung Barat menggelar rapat koordinasi kesiapsiagaan menghadapi arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah |
Lampung Barat, Suaramedianews.com – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung Barat menggelar rapat koordinasi kesiapsiagaan menghadapi arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, Selasa (10/3/2026).
Rapat yang berlangsung di Aula Kagungan Setdakab Lampung Barat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus didampingi Wakil Bupati Mad Hasnurin.
Baca Juga : Bupati Lampung Barat Serahkan Bantuan Pesta Sekura Cakak Buah, Minta Masyarakat Jaga Marwah Budaya Sekura
Turut hadir dalam rapat tersebut unsur Polres Lampung Barat, Kodim 0422/LB, Kejaksaan Negeri Lampung Barat, Kementerian Agama Lampung Barat, DPRD, BPS, Pengadilan Agama, serta jajaran pemerintah daerah mulai dari Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, hingga para camat.
Rapat koordinasi ini digelar sebagai langkah strategis Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 2026 yang diperkirakan meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Dalam arahannya, Bupati Parosil Mabsus menyampaikan apresiasi terhadap program pemerintah pusat yang menjadikan masjid di pinggir jalan sebagai posko ramah pemudik.
Baca Juga : Bupati Parosil Terima Audiensi Bhakti Pramuka Unila, BPRU 2026 Siap Digelar di Lampung Barat
Menurutnya, keberadaan masjid sebagai tempat istirahat sangat membantu para pemudik yang melakukan perjalanan jauh selama musim mudik Lebaran.
“Saya mengapresiasi langkah kementerian yang menjadikan masjid-masjid di pinggir jalan sebagai posko ramah mudik. Alhamdulillah beberapa sudah berdiri dan berjalan,” ujar Parosil.
Ia menyebut beberapa wilayah di Kabupaten Lampung Barat yang dinilai strategis sebagai lokasi tempat istirahat bagi pemudik, seperti Kecamatan Sumber Jaya, Way Tenong, Sekincau, dan Batu Ketulis.
“Terutama masjid-masjid yang berada di pinggir jalan. Para pemudik yang merasa lelah dapat beristirahat dengan nyaman di tempat tersebut,” katanya.
Selain itu, Bupati Lampung Barat juga menyampaikan apresiasi kepada Polres Lampung Barat yang telah berkomitmen mendirikan empat titik posko pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran.
Baca Juga : RUPSLB PT BPRS Lampung Barat Resmi Kukuhkan Elmansyah sebagai Direktur Kepatuhan
Empat posko tersebut akan ditempatkan di sejumlah lokasi strategis, yaitu:
Perbatasan Kecamatan Sumber Jaya dengan Kabupaten Lampung Utara
Kecamatan Sekincau
Kecamatan Sukau, yang berbatasan dengan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan
Menurut Parosil, keberadaan posko pengamanan mudik Lampung Barat sangat penting untuk memastikan kelancaran lalu lintas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Bupati juga meminta seluruh dinas terkait untuk mendukung operasional posko tersebut dengan menyediakan berbagai fasilitas pendukung, termasuk layanan kesehatan dan ambulans.
“Saya minta kepada dinas terkait seperti Satpol PP, Dinas Kesehatan, puskesmas, dan dinas lainnya agar membantu fasilitas di posko yang telah dibentuk oleh kepolisian, termasuk penyediaan ambulans,” tegasnya.
Selain itu, Parosil juga mendorong keterlibatan organisasi kemasyarakatan seperti Pramuka, PMI, dan PMR untuk ikut berkolaborasi dalam memberikan pelayanan kepada para pemudik.
Baca Juga : Jaga Stabilitas Harga Saat Ramadan, Polres dan Pemda Lampung Barat Gelar Gerakan Pangan Murah di Pasar Liwa
Di sektor kesehatan, ia menekankan pentingnya kesiapan tenaga medis selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Saya meminta seluruh kepala puskesmas membentuk tim yang mengatur jadwal piket. Jangan sampai ada masyarakat yang ingin berobat tetapi tidak ada petugas yang berjaga,” pungkasnya.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Forkopimda, aparat keamanan, serta berbagai elemen masyarakat, diharapkan arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 H di Lampung Barat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (*)


