Mentan Andi Amran Ajak HIPMI Percepat Hilirisasi Pertanian, Targetkan Indonesia Jadi Pemain Ekonomi Global

terkini

iklan kanan juga

Mentan Andi Amran Ajak HIPMI Percepat Hilirisasi Pertanian, Targetkan Indonesia Jadi Pemain Ekonomi Global

SUARA MEDIA NEWS
16 Februari 2026, 01:23 WIB Last Updated 2026-02-15T18:23:14Z

 

Mentan Andi Amran
Mentan Andi Amran menghadiri Sidang Dewan Pleno (SDP) HIPMI 2026 di Hotel Four Points by Sheraton, Kota Makassar, Minggu (15/2/2026).



MakassarSuaraMediaNews.com | Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengajak Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk mempercepat hilirisasi sektor pertanian sebagai kunci menjadikan Indonesia pemain utama dalam ekonomi global. Ajakan itu disampaikan Mentan Amran saat menghadiri Sidang Dewan Pleno (SDP) HIPMI 2026 di Hotel Four Points by Sheraton, Kota Makassar, Minggu (15/2/2026).


Forum nasional tersebut menjadi ajang konsolidasi pengusaha muda dari seluruh Indonesia untuk memperkuat peran dunia usaha dalam transformasi ekonomi nasional berbasis nilai tambah , industrialisasi komoditas, serta penguatan daya saing produk dalam negeri.


BACA JUGA : Presiden RI Diserang Fitnah, DPD Tani Merdeka Indonesia Lampung Barat Tegaskan Siap Jaga Marwah Prabowo Subianto

 

Dalam paparannya, Mentan Amran menegaskan bahwa satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto diarahkan pada agenda strategi ketahanan pangan, ketahanan energi, dan deregulasi guna mempercepat investasi serta produksi nasional. Ia mengisahkan dinamika awal pengugasan di kabinet, termasuk target percepatan swasembada pangan dari empat tahun menjadi tiga tahun, bahkan sempat diarahkan satu tahun.


“Negara besar Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 286 juta jiwa. Target satu tahun hampir mustahil tercapai tanpa dukungan kebijakan yang kuat,” ujar Amran.


BACA JUGA : Selaraskan Program Ketahanan Pangan Nasional, Parosil Mabsus Serahkan Bantuan Alsintan kepada Kelompok Tani

 

Meski menghadapi perubahan target dan ancaman El Nino, kerja kolektif lintas kementerian dan pemangku kepentingan membuahkan hasil. Pada tanggal 7 Januari 2026, pemerintah mengumumkan Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan tercepat sepanjang sejarah. Menurut Amran, pencapaian itu juga tak lepas dari kontribusi dunia usaha, termasuk HIPMI.


“Ini bukan kerja satu orang. Ini hasil kerja kita semua. HIPMI ikut mengambil bagian,” tegasnya.


Data pemerintah menunjukkan produksi dan stok beras nasional berada di level tertinggi sejak Indonesia merdeka. Sektor pertanian tumbuh 10,52 persen dan menjadi salah satu penopang utama PDB nasional. Indonesia bahkan meraih dua penghargaan dari Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) atas kontribusi penguatan sistem pangan global dalam satu tahun terakhir.


BACA JUGA : Tani Digital Wujudkan Pertanian Modern, Menkomdigi Meutya Hafid Dorong Teknologi untuk Ketahanan Pangan Nasional

 

Memasuki fase berikutnya, Mentan Amran menekankan pentingnya penurunanisasi pertanian dan perkebunan secara masif, dengan dukungan anggaran hingga Rp371 triliun dalam tiga tahun ke depan . Bagaimanapun, hilirisasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan agar nilai tambah komoditas dapat dinikmati di dalam negeri.


Indonesia, kata Amran, merupakan produsen kelapa terbesar dunia . Namun harga kelapa mentah masih rendah, sekitar Rp1.350 per butir. Jika diolah menjadi santan, air kelapa, dan produk turunan lain, nilainya bisa meningkat hingga 100 kali lipat. Saat ini ekspor kelapa bernilai Rp24 triliun, namun berpotensi melonjak menjadi Rp2.400 triliun hingga Rp5.000 triliun melalui hilirisasi.


BACA JUGA : Dorong Produktivitas Petani, Pemkot Palembang Terima Bantuan Alsintan dan Benih dari Kementerian Pertanian

 

Selain kelapa, Amran menyoroti gambir , di mana 80 persen bahan bakunya dimiliki Indonesia tetapi masih diolah di luar negeri. Potensi ekonominya disebut mencapai Rp5.000 triliun. Sementara pada komoditas CPO , Indonesia menguasai 60–70 persen pasar global. Dengan strategi biofuel dan pengurangan impor solar, nilai CPO dinilai bisa meningkat signifikan dari Rp549 triliun menjadi Rp1.500 triliun, bahkan Rp5.000 triliun jika hilirisasi dilakukan secara penuh.


Mentan Amran menegaskan, keberhasilan hilirisasi dan transformasi ekonomi sangat bergantung pada keberanian generasi pengusaha muda. “HIPMI menentukan arah republik ini lima sampai lima belas tahun ke depan. Perputaran ekonomi ada di tangan pengusaha,” katanya.


BACA JUGA : Bupati Parosil Mabsus Serahkan Bantuan Alsintan untuk Petani, Langkah Nyata Menuju Swasembada Pangan Lampung Barat

 

Ia mengingatkan pentingnya keluar dari zona nyaman dan mengubah pola kerja lama. Mengutip Albert Einstein, Amran menegaskan bahwa melakukan hal yang sama berulang kali sambil berharap hasil yang berbeda tidak akan membawa lompatan besar.


“Hari ini kita sudah berdoa setinggi-tingginya. Sekarang saatnya bertindak mencapai setinggi-tingginya. Mimpi besar, tindakan besar, dan konsistensi adalah kuncinya,” ujarnya.


Langkah konkretnya, Kementerian Pertanian membuka peluang kolaborasi bagi pengusaha muda, mulai dari cetak sawah baru , pengembangan kakao hampir satu juta hektar dengan dukungan anggaran Rp10 triliun, hingga pembangunan pabrik kelapa senilai Rp1,5 triliun per unit melalui skema pembiayaan bersama.


BACA JUGA : Parosil Mabsus Minta Dukungan Kementan untuk Dorong Hilirisasi dan Pengolahan Kopi Lampung Barat


Menutup Beragamnya, Mentan Amran mengajak HIPMI keluar dari jebakan middle income trap melalui keberanian kebijakan dan konsistensi hilirisasi. “Kalau tiga komoditas saja—kelapa, gambir, dan CPO—kita hilirisasi serius, nilai bisa mencapai 15.000 sampai 20.000 triliun. Ini setara tujuh tahun APBN. Bukan mimpi, tapi soal kemauan,” simpulnya.


Momentum SDP HIPMI 2026 pun menjadi panggilan aksi bagi pengusaha muda Indonesia untuk mengambil peran strategis dalam mewujudkan kedaulatan pangan , kemandirian energi , dan pertumbuhan ekonomi nasional berbasis hilirisasi pertanian .


BACA JUGA : Panen Raya MT Perdana Lampung Barat, Sekda Nukman Apresiasi Program Petani Mitra Adhyaksa

Sumber : Kementan RI
Editor : smn




Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Mentan Andi Amran Ajak HIPMI Percepat Hilirisasi Pertanian, Targetkan Indonesia Jadi Pemain Ekonomi Global

Terkini

Iklan