Lampung Barat – SuaraMediaNews.com || Bupati Lampung Barat menggelar pertemuan strategis bersama Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) untuk membahas perkembangan hibah lahan serta membuka peluang kerja sama strategis antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan perguruan tinggi. Pertemuan berlangsung di kediaman Bupati Lampung Barat di Bandar Lampung, Selasa (06/01/2026).
Dalam pertemuan tersebut, hadir langsung Rektor Itera Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Kepala LPPM Itera, para dekan fakultas termasuk Dekan Fakultas Teknologi Produksi dan Industri. Sementara dari pihak Pemkab Lampung Barat, Bupati didampingi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida).
Bupati Lampung Barat menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi langkah penting untuk memastikan proses hibah lahan berjalan sesuai ketentuan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan seluruh proses hibah lahan berjalan sesuai aturan, transparan, dan tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat. Prinsipnya, semua dilakukan secara damai dan melalui musyawarah,” ujar Bupati Lampung Barat.
Salah satu poin utama yang dibahas adalah hibah lahan lebih dari 200 hektare yang sebelumnya berasal dari Universitas Brawijaya Malang. Dari luasan tersebut, 87 hektare telah menyelesaikan proses administrasi di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan dan kini tinggal menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Sementara itu, sekitar 114 hektare lahan lainnya akan kembali dilakukan survei dan verifikasi ulang, terutama terkait kelengkapan dokumen dan status hukum lahan, guna menghindari potensi persoalan di kemudian hari.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Itera juga menyampaikan keterbukaan apabila sebagian lahan dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Barat untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Hal ini langsung mendapat sambutan positif dari Bupati Lampung Barat.
“Kami sangat mengapresiasi sikap terbuka dari pihak Itera. Ini menjadi peluang besar bagi Lampung Barat untuk meningkatkan akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Bupati.
Ke depan, Rektor Itera bersama jajaran juga dijadwalkan akan melakukan kunjungan lapangan ke lokasi lahan serta menggelar audiensi dengan masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan membangun komunikasi yang harmonis dan memastikan seluruh proses hibah dapat diterima dengan baik oleh warga.
Tak hanya membahas hibah lahan, pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk memperluas kerja sama pendidikan, riset, dan inovasi. Bupati Lampung Barat berharap jumlah mahasiswa Itera yang melaksanakan KKN tematik di Lampung Barat dapat ditingkatkan.
“Kami berharap ke depan mahasiswa KKN dari Itera bisa lebih banyak hadir di Lampung Barat, membantu masyarakat, sekaligus menggali potensi daerah,” ungkapnya.
Selain itu, Pemkab Lampung Barat juga menawarkan sejumlah peluang kerja sama lain, seperti pengelolaan gedung kampus lapangan di Padang Dalom, pengembangan teknologi pengelolaan sampah ramah lingkungan, serta kolaborasi riset untuk mendukung pembangunan daerah berbasis inovasi.
“Pertemuan ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah demi kemajuan Lampung Barat,” pungkasnya.
(FIT)

