Dicemarkan Nama Baiknya di Medsos, Novia Warga Kertapati Resmi Lapor Polisi

terkini

iklan kanan juga

Dicemarkan Nama Baiknya di Medsos, Novia Warga Kertapati Resmi Lapor Polisi

SUARA MEDIA NEWS
28 November 2025, 23:15 WIB Last Updated 2025-11-28T16:15:49Z

 

pencemaran nama baik di medsos


PALEMBANG — SuaraMediaNews.com | Nasib kurang beruntung dialami Novia Novitri (34), warga Kecamatan Kertapati, Palembang. Sudah menjadi korban kecelakaan, wanita ini justru harus menanggung malu akibat pencemaran nama baik di medsos setelah videonya disebarkan tanpa izin dan diberi narasi yang dinilai merugikan.


Insiden bermula ketika mobil Novia ditabrak dari samping oleh kendaraan milik terlapor di depan sebuah minimarket di Jalan Ki Marogan, Kertapati. Akibat benturan tersebut, bagian bemper depan mobil Novia mengalami kerusakan.


Namun alih-alih mendapatkan permintaan maaf atau penyelesaian secara baik-baik, Novia justru menerima caci maki dari pelaku di lokasi kejadian. Situasi semakin memanas ketika rekaman video saat cekcok itu kemudian viral di media sosial.


Merasa difitnah dan nama baiknya dicoreng, Novia bersama suaminya dan kuasa hukumnya mendatangi Polda Sumsel untuk lapor polisi. Laporan tersebut teregister dengan Nomor: STTLP 1077/X1/2005/SPKT/POLDA SUMATERA SELATAN, pada Kamis 27 November 2025.


Kuasa hukumnya, Muhammad Dziqirullah, SH, menjelaskan bahwa pelaporan ini ditujukan kepada pemilik akun TikTok @parisoliviaa29 dan Instagram @JihanZahra, yang diduga menyebarkan video disertai kata-kata tidak pantas.


“Kami melaporkan akun tersebut karena telah melakukan fitnah dan tindakan yang termasuk dalam pelanggaran UU ITE terkait pencemaran nama baik di media sosial,” ujarnya.


Menurut Dziqirullah, insiden terjadi pada Rabu (26/11/2025) sekitar pukul 14.30 WIB di area parkir minimarket. Pelaku yang memundurkan mobilnya diduga kurang memperhatikan kondisi belakang sehingga menabrak mobil milik kliennya.


“Awalnya sempat hendak diselesaikan secara baik-baik, namun terjadi adu mulut. Sepertinya pihak terlapor tidak menunjukkan itikad baik untuk mengganti rugi,” jelasnya.


Masalah makin melebar ketika pelaku mengunggah video cekcok tersebut ke berbagai platform seperti Instagram, TikTok, dan Facebook. Video itu disertai kata-kata bernada merendahkan, sehingga membuat Novia semakin tersudut.


“Kami mendapat informasi kalau video itu sudah beredar luas dari keluarga dan kerabat. Banyak narasi yang merugikan klien kami, baik secara materil maupun immateril,” sambungnya.


Upaya untuk meminta pelaku men-takedown video juga dilakukan, namun tidak digubris, Di kesempatan yang sama, Novia mengaku terpukul setelah videonya viral.


“Jujur saya malu, mental saya kena. Keluarga juga merasa nama baik kami dicemarkan. Komentar netizen kebanyakan negatif semua,” tuturnya lirih.


Suaminya, Yan, juga menegaskan bahwa mereka tidak terima atas sikap pelaku dan istrinya. “Bukannya minta maaf, istri pelaku malah memaki istri saya dengan kata-kata kasar, lalu memviralkannya. Ini sudah keterlaluan, makanya kami ambil langkah hukum,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).


Yan juga menegaskan bahwa ia tidak mengenal pelaku sebelumnya. Namun saat kejadian, beberapa orang datang dengan sepeda motor, diduga dipanggil oleh pelaku.


“Saya sempat merekam kedatangan mereka. Dari informasi teman, salah satunya warga Kelurahan Karyajaya, Kecamatan Kertapati,” tambahnya.


(Pajar Hadi / Tim)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dicemarkan Nama Baiknya di Medsos, Novia Warga Kertapati Resmi Lapor Polisi

Terkini

Iklan