| Drs. Mad Hasnurin, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP) di Redtop Hotel & Convention Center, Jakarta Pusat |
Jakarta – SuaraMediaNews.com | Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Melalui kolaborasi strategis dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Lampung Barat kini fokus mencetak tenaga profesional di sektor transportasi yang siap bersaing di kancah nasional.
Langkah nyata ini terlihat saat Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP) di Redtop Hotel & Convention Center, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).
Baca Juga : Sekda Lampung Barat Lepas 40 Peserta Wisata Rohani ke Yogyakarta, Perkuat Kerukunan Umat Beragama
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (7-8 April 2026) ini mengusung tema “Harmonisasi Kebijakan Pemenuhan SDM Transportasi untuk Penguatan Kinerja Pemerintah Daerah”. Agenda ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita, khususnya dalam memperkuat pendidikan dan pelatihan vokasi di Indonesia.
Dalam acara tersebut, Mad Hasnurin menerima dokumen Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani oleh Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, bersama Kepala BPSDMP, Suharto, pada Maret lalu. Kerja sama ini menjadi payung hukum bagi putra-putri daerah Lampung Barat untuk mendapatkan akses pendidikan teknis di bidang transportasi.
Mad Hasnurin menegaskan bahwa kerja sama dengan BPSDMP Kemenhub ini adalah peluang emas bagi generasi muda di Bumi Sekala Bekhak. Fokus utamanya adalah memastikan lulusan daerah memiliki keahlian spesifik (skill) yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Baca Juga : Bupati Parosil Dorong ASN Lampung Barat Mutasi Kendaraan, Strategi Tingkatkan PAD Daerah
"Kami ingin anak-anak Lampung Barat tidak hanya memegang ijazah, tetapi benar-benar memiliki keahlian teknis yang siap pakai. Bidang transportasi terus berkembang, dan kita butuh tenaga profesional untuk mengelolanya," ujar Mad Hasnurin dengan optimis.
Ia menambahkan, melalui program pola pembibitan dan pelatihan vokasi ini, SDM lokal didorong untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain kunci dalam sektor transportasi nasional.
Selain seremonial MoU, Rakornas ini juga mencakup agenda penting lainnya seperti:
Sosialisasi kebijakan terbaru pengembangan SDM Perhubungan.
Pembinaan kerja sama program pola pembibitan taruna/taruni.
Coaching clinic untuk penyusunan dokumen kerja sama teknis.
Baca Juga : Pemkab Lampung Barat Genjot PAD, Jajaki Investasi dengan PT Nataran Mining
Dengan langkah "gaspol" ini, Pemkab Lampung Barat membuktikan bahwa investasi terbaik untuk masa depan daerah adalah melalui pengembangan kualitas manusia. Kolaborasi pusat dan daerah ini diharapkan mampu menciptakan pondasi ekonomi yang kuat melalui sektor transportasi yang dikelola oleh tangan-tangan ahli putra daerah sendiri.
(red)

