| Bupati Lambar audiensi bersama jajaran pengurus KONI di Lamban Dinas Bupati, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit. |
Lampung Barat – Suara Media News | Persiapan musyawarah KONI Lampung Barat 2026 mulai dimatangkan. Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Lampung Barat, menggelar audiensi bersama jajaran pengurus KONI di Lamban Dinas Bupati, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit.
Pertemuan ini membahas sejumlah agenda penting, mulai dari kepengurusan KONI Lampung Barat hingga arah program pembinaan olahraga ke depan.
Baca Juga : Sinergi Pajak Lampung Barat Diperkuat, Bupati Parosil Soroti Kendala Balik Nama Kendaraan
Dalam arahannya, Parosil menjelaskan bahwa masa jabatan pengurus KONI Lampung Barat sejatinya berakhir pada Februari 2026. Namun, berdasarkan kebijakan dari KONI Provinsi, masa kepengurusan diperpanjang guna mempersiapkan pelaksanaan musyawarah kabupaten.
“Perpanjangan ini kita manfaatkan untuk menyiapkan musyawarah KONI. Jadwalnya sudah ditetapkan pada 6 Mei mendatang,” jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh pengurus cabang olahraga (pengcab), terutama ketua dan sekretaris, untuk hadir dan aktif berpartisipasi dalam agenda penting tersebut.
Terkait pemilihan Ketua KONI Lampung Barat periode berikutnya, Parosil mengungkapkan adanya dorongan dari berbagai pihak agar dirinya kembali maju. Namun, ia menyatakan belum bersedia mencalonkan diri.
Baca Juga : Progres KDMP Lampung Barat Capai 84 Desa, PMO dan BA Percepat Pembangunan Gerai Koperasi
“Saya sangat menghargai kepercayaan yang diberikan, tetapi dengan berbagai pertimbangan, terutama tugas ke depan yang cukup kompleks, saat ini saya belum berkenan,” ujarnya.
Ia juga membuka ruang bagi figur lain yang dinilai mampu memimpin organisasi, sekaligus menegaskan pentingnya regenerasi dalam tubuh KONI.
“Silakan muncul calon-calon terbaik yang siap membawa KONI Lampung Barat lebih maju,” tambahnya.
Dalam pembahasan program, Parosil menegaskan komitmennya terhadap pengembangan olahraga di Lampung Barat tetap menjadi prioritas. Ia mendorong agar kegiatan seperti Pekan Olahraga Kecamatan (KOK) dan Pekan Olahraga Prestasi (POP) kembali diaktifkan.
Menurutnya, KOK Lampung Barat memiliki peran strategis dalam menjaring dan membina atlet sejak tingkat kecamatan.
“KOK ini sebenarnya sudah memiliki struktur yang baik. Tinggal kita perkuat pelaksanaan, evaluasi, serta kepercayaan dalam menjalankan program,” jelasnya.
Ia menilai penguatan KOK dapat menjadi langkah efektif dalam menciptakan atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.
Audiensi ini menjadi bagian dari konsolidasi internal menjelang musyawarah KONI Lampung Barat yang akan digelar dalam waktu dekat. Diharapkan, melalui pertemuan ini, seluruh pengurus dapat menyatukan visi dalam memajukan olahraga daerah.
Dengan persiapan yang matang serta dukungan semua pihak, KONI Lampung Barat diharapkan mampu mencetak prestasi sekaligus memperkuat sistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan.
(Tim)

