MATAKIN Apresiasi Pemerintah di Imlek Nasional 2026, Dorong Pembentukan Ditjen Bimas Khonghucu

terkini

iklan

MATAKIN Apresiasi Pemerintah di Imlek Nasional 2026, Dorong Pembentukan Ditjen Bimas Khonghucu

SUARA MEDIA NEWS
23 Februari 2026, 03:48 WIB Last Updated 2026-02-22T20:48:09Z

 

Kemenag RI


JakartaSuara Media News | Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah atas komitmen nyata dalam menjamin dan memfasilitasi hak-hak sipil umat Khonghucu di Indonesia. Apresiasi ini disampaikan bertepatan dengan Perayaan Tahun Baru Imlek Nasional ke-27 Tahun 2577 Kongzili yang digelar di Ballroom Grand Sahid Jaya, Minggu (22/2/2026).


Perayaan Imlek Nasional tahun ini menjadi simbol kuat terbukanya ruang berekspresi bagi umat Khonghucu dan etnis Tionghoa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kehadiran pimpinan lembaga negara dalam acara tersebut dinilai MATAKIN bukan sekadar seremoni, melainkan bukti bahwa negara benar-benar hadir untuk mengayomi seluruh warganya tanpa terkecuali.


Baca Juga : Menag Nasaruddin Umar, ASN Kemenag Harus Mewarnai AI dengan Nilai Keagamaan


Ketua Umum MATAKIN, Budi Santoso Tanuwibowo, menyebut kolaborasi erat antara MATAKIN dan Kementerian Agama dalam penyelenggaraan Imlek Nasional sebagai bukti nyata bahwa pemerintah menempatkan umat Khonghucu sejajar dengan elemen bangsa lainnya.


“Kami mewakili seluruh umat Khonghucu dan etnis Tionghoa di Indonesia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada negara. Fasilitasi dan kehadiran para pemimpin menunjukkan bahwa kami tidak berjalan sendirian. Ini menegaskan bahwa Indonesia adalah rumah kita bersama,” ujar Budi Santoso di hadapan ribuan umat dan tamu undangan.


Baca Juga : Umat Buddha Tulang Bawang Barat Rayakan Kathina di Vihara Dwipa Jaya dengan Penuh Sukacita

 

Dalam suasana penuh kehangatan dan kekhidmatan, Ketua Umum MATAKIN juga menyampaikan harapan agar pemerintah dapat segera membentuk Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Khonghucu di bawah Kementerian Agama. Usulan ini dinilai penting untuk meningkatkan pelayanan, pembinaan, dan penguatan kelembagaan umat Khonghucu secara lebih optimal.


Aspirasi tersebut langsung mendapat respons positif dari Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, yang turut hadir dan memberikan sambutan.


“Tidak boleh ada satu pun warga bangsa yang merasa terasing di Republik Indonesia. Saya berharap Menteri Agama dapat segera mewujudkan pembentukan Ditjen Bimas Khonghucu sebagai wujud kehadiran negara yang utuh,” tegas Ahmad Muzani, disambut tepuk tangan meriah para hadirin.


Baca Juga : Menag Terima Penghargaan MURI, 2.569 Umat Buddha Pecahkan Rekor Pembacaan 423 Syair Dhammapada Serentak

 

Menteri Agama Nasaruddin Umar merespons aspirasi tersebut dengan sikap terbuka dan penuh kehangatan. Dalam sambutannya, Menag mengapresiasi peran MATAKIN sebagai wadah tunggal umat Khonghucu yang selama ini konsisten menjaga kedamaian serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.


“Keberadaan umat Khonghucu dan etnis Tionghoa adalah bagian penting dari sejarah dan keberagaman Indonesia. Kehadiran saudara-saudara sekalian menyempurnakan mozaik kebangsaan kita. Kementerian Agama akan selalu menjadi rumah besar yang nyaman bagi seluruh umat beragama,” tutur Menag.


Perayaan Imlek Nasional 2026 ini menegaskan peran strategis Kementerian Agama sebagai pusat penguatan kerukunan nasional. Aspirasi pembentukan Ditjen Bimas Khonghucu yang disampaikan dalam forum terbuka tersebut mencerminkan dialog yang sehat antara umat beragama dan negara, dalam iklim demokrasi yang inklusif dan bermartabat.


Baca Juga : Kemenag dan ATR/BPN Perkuat Sinergi, Targetkan Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf Nasional

(Sumber :Kemenag RI)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • MATAKIN Apresiasi Pemerintah di Imlek Nasional 2026, Dorong Pembentukan Ditjen Bimas Khonghucu

Terkini

POLITIK

  • Politik

Iklan