LAMPUNG BARAT – SuaraMediaNews.com || Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus meminta jajaran Direksi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Lampung Barat untuk terus meningkatkan inovasi program guna menarik minat masyarakat dan memperluas jangkauan nasabah.
Hal tersebut disampaikan Bupati Lampung Barat saat menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BPRS Lampung Barat yang digelar di Dievha Cafe, Kecamatan Sumber Jaya, pada Rabu, 4 Februari 2026.
Sebagai informasi, PT BPRS Lampung Barat (Perseroda) merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yang berdiri sejak 15 September 2015.
BACA JUGA : Musrenbang Hybrid Lampung Barat, Parosil Mabsus Tegaskan Akses Jalan Pendidikan Jadi Prioritas 2027
Menurut Parosil Mabsus, manajemen BPRS Lampung Barat perlu menyusun perencanaan program yang adaptif dan inovatif, sejalan dengan perkembangan zaman dan perubahan kebutuhan masyarakat.
“Perencanaan program BPRS harus mengikuti perkembangan zaman. Inovasi sangat dibutuhkan agar masyarakat tertarik dan semakin percaya menggunakan layanan BPRS,” ujar Parosil Mabsus.
Ia menekankan bahwa dalam menjalankan roda organisasi perusahaan, diperlukan pembaruan dan modernisasi program, sehingga BPRS sebagai bank syariah daerah mampu tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.
“Budaya masyarakat saat ini sudah berubah. Dulu orang mendengar kata bank seperti mendengar rumah sakit, sekarang hampir semua orang membutuhkan bank. Artinya, ke depan ekspansi BPRS harus kita pikirkan bersama,” katanya.
BACA JUGA : Hadiri Rakornas 2026, Bupati dan Wabup Lampung Barat Siap Jalankan Arahan Presiden Prabowo
Parosil Mabsus juga mengajak seluruh pemegang saham dan jajaran direksi untuk menciptakan inovasi-inovasi baru yang lebih menarik dan dekat dengan masyarakat.
“Sebagai kepala daerah sekaligus pemegang saham, mari kita ciptakan inovasi. BPRS ini lahir dari pemerintah, yang notabene memiliki banyak ASN. Namun, sampai saat ini masih ada ASN yang belum mengenal BPRS dengan baik,” jelasnya.
Oleh karena itu, ia meminta Direksi BPRS Lampung Barat agar lebih aktif melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN).
“Kalau perlu, di setiap kecamatan disediakan petugas BPRS agar pelayanan lebih dekat dan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan perbankan syariah,” pungkas Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus.
(Fitry)

