Jakarta - SuaraMediaNews.com | Pemerintah terus mendorong berbagai upaya untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah guna mendukung agenda pembangunan nasional. Salah satu bentuk komitmen tersebut terlihat melalui kunjungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah ke Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) pada Senin (17/11/2025).
Dilansir dari setneg.go.id, Kunjungan yang diikuti lebih dari 50 peserta ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi serta meningkatkan kapasitas pemerintah daerah, khususnya di bidang kehumasan, keprotokolan, dan kearsipan.
Plt. Asisten Deputi Dokumentasi, Diseminasi, Arsip Kepresidenan, dan Kementerian (DDAKK), Heru Priyantono, menyampaikan bahwa kehadiran Pemkab Halmahera Tengah bukan hanya sebagai wadah komunikasi, tetapi juga sebagai wujud keharmonisan dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Sinergi seperti ini sangat penting. Kehadiran Halmahera Tengah menunjukkan kesiapan pemerintah daerah untuk mengadopsi standar tata kelola yang lebih baik demi mendukung agenda pembangunan nasional,” ujar Heru.
Menurutnya, langkah ini menjadi bukti bahwa pemerintah daerah memiliki peran besar dalam menjaga keberlanjutan pembangunan yang terarah dan berkesinambungan.
Kepala Biro Humas Kemensetneg, Eddy Cahyono Sugiarto, memaparkan peran Kemensetneg sebagai pusat dukungan teknis, administrasi, dan manajemen kabinet bagi Presiden dan Wakil Presiden.
Eddy menggambarkan Kemensetneg sebagai “Air Traffic Control” pemerintahan, yang mengatur alur kerja, menjaga keharmonisan antarinstansi, dan memastikan setiap agenda kenegaraan berjalan lancar.
Ia juga menegaskan pentingnya meninggalkan pola kerja birokrasi lama dan mulai mengedepankan pendekatan yang lebih partisipatif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dalam sesi lanjutan, Heru Priyantono kembali menekankan pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan melalui pengelolaan arsip yang baik. Menurutnya, arsip bukan hanya dokumen administratif, tetapi bagian dari memori kolektif bangsa.
Ia menjelaskan bahwa Kemensetneg telah mengimplementasikan Naskah Dinas Elektronik (NADIE), sebuah sistem digital yang mengelola seluruh proses persuratan. Melalui NADIE, efisiensi kerja meningkat signifikan dan kualitas kearsipan menjadi lebih tertib dan akuntabel.
“Sistem digital seperti NADIE sangat relevan untuk diadopsi oleh pemerintah daerah agar proses persuratan lebih cepat, terukur, dan modern,” jelas Heru.
Materi berikutnya disampaikan oleh Faisal Fahmi, Pranata Humas Ahli Madya Kemensetneg. Ia menyoroti peran penting kehumasan dalam membangun kepercayaan publik melalui penyampaian informasi yang akurat, tepat waktu, dan mudah dipahami.
Faisal juga mengulas pentingnya disiplin dalam keprotokolan yang mencakup tata tempat, tata upacara, hingga tata penghormatan sesuai Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2010. Menurutnya, semua detail dalam keprotokolan dirancang untuk memastikan kegiatan kenegaraan berjalan tertib dan sesuai standar nasional.
Sesi diskusi berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para peserta dari Halmahera Tengah aktif bertanya seputar mekanisme kearsipan, penerapan keprotokolan yang sesuai aturan, hingga bagaimana humas pemerintah bisa lebih efektif dalam membangun komunikasi publik.
Mereka juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai salah satu pilar utama tata kelola pemerintahan modern.
Melalui rangkaian kunjungan ini, Kemensetneg berharap sinergi pusat–daerah semakin kuat dan mampu menghasilkan tata kelola pemerintahan yang profesional, modern, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kerja sama ini juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam bidang humas dan keprotokolan, digitalisasi kearsipan, serta pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.
Editor : Tim

