Bupati Lampung Barat Dorong Hilirisasi Kopi dan Optimalisasi DAU-DAK dalam Audiensi dengan Kanwil DJPb Lampung

Kosong

terkini

Bupati Lampung Barat Dorong Hilirisasi Kopi dan Optimalisasi DAU-DAK dalam Audiensi dengan Kanwil DJPb Lampung

SUARA MEDIA NEWS
28 Oktober 2026, 14:53 WIB Last Updated 2026-10-28T07:53:13Z

 

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, Audiensi dengan Kanwil DJPb Lampung



LAMPUNG BARAT – SuaraMediaNews.com | Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, mendorong penguatan hilirisasi kopi sebagai komoditas unggulan daerah serta optimalisasi Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk mendukung pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Lampung di Ruang Kerja Bupati Lampung Barat, Rabu (28/10/2026).


Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Barat untuk membahas pengembangan potensi ekonomi daerah sekaligus mencari strategi peningkatan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.


Dalam audiensi itu, Bupati Parosil didampingi Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, bersama sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.


Sementara itu, rombongan Kanwil DJPb Provinsi Lampung dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil DJPb Provinsi Lampung, Purwanto. Turut hadir Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Liwa, Susanti Dewi, Kepala Bidang PPA II Kanwil DJPb Provinsi Lampung, Farhan Fatnanto, serta Kepala Seksi Bank KPPN Liwa, Ning Euis Kristiyanti.


Dalam pertemuan tersebut, Parosil memaparkan sejumlah potensi unggulan Kabupaten Lampung Barat, khususnya sektor perkebunan kopi yang selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat.


Menurutnya, kopi bukan sekadar komoditas perkebunan, melainkan bagian dari identitas dan kearifan lokal masyarakat Lampung Barat. Ia menyebutkan, hampir 70 persen penduduk di wilayah tersebut berprofesi sebagai petani kopi.


Dengan produktivitas yang dinilai cukup baik serta reputasi kopi Lampung yang telah dikenal luas, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berkomitmen memperkuat pengembangan sektor perkebunan, terutama melalui hilirisasi produk kopi.


Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas, memperluas peluang usaha, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat.


“Yang dikenal orang di luar bahwa Lampung itu adalah penghasil kopi, Lampung itu adalah kopi dan kopi itu adalah Lampung, ya Lampung Barat sebetulnya. Potensi ini harus terus kita kembangkan, tidak hanya di hulu tapi juga hilirisasi,” ujar Parosil.


Penguatan hilirisasi kopi dinilai penting agar potensi perkebunan tidak hanya menghasilkan bahan baku, tetapi juga mampu mendorong pengembangan produk olahan, memperkuat daya saing, dan meningkatkan nilai ekonomi komoditas unggulan daerah.


Selain sektor perkebunan, Bupati Parosil juga menyoroti potensi pariwisata Lampung Barat yang memiliki beragam daya tarik, mulai dari wisata budaya, Danau Ranau, Danau Suoh, kawasan pegunungan, wisata arung jeram, hingga situs-situs purbakala.


Keberagaman potensi tersebut dinilai dapat menjadi peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan aktivitas usaha lokal.


Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berharap pengembangan sektor perkebunan dan pariwisata dapat berjalan beriringan sebagai bagian dari strategi memperkuat perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Dalam kesempatan yang sama, Parosil berharap Kanwil DJPb Provinsi Lampung dapat memberikan masukan dan pendampingan terkait strategi peningkatan transfer keuangan daerah, terutama melalui Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).


Ia mengungkapkan, sejumlah perangkat daerah di Kabupaten Lampung Barat telah bertahun-tahun tidak memperoleh alokasi DAK. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah dalam upaya memenuhi kebutuhan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.


Karena itu, diperlukan koordinasi dan strategi bersama agar pemerintah daerah dapat mengoptimalkan peluang pendanaan dari pemerintah pusat sesuai dengan ketentuan dan prioritas pembangunan yang berlaku.


Optimalisasi DAU dan DAK diharapkan dapat membantu memperkuat kapasitas fiskal daerah, mendukung pelaksanaan program prioritas, serta mempercepat pembangunan di berbagai sektor yang dibutuhkan masyarakat.


Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb Provinsi Lampung, Purwanto, berharap audiensi tersebut menjadi ruang komunikasi dan pemecahan masalah atas berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.


Menurutnya, pemahaman bersama dan sinergi antarlembaga menjadi hal penting untuk merumuskan langkah terbaik di tengah keterbatasan sumber daya dan anggaran yang tersedia.


“Tujuan kami hadir ke sini supaya kita bisa saling memahami dan bisa melakukan yang terbaik dengan segala keterbatasan yang ada pada kita masing-masing, baik di pusat maupun di daerah,” jelas Purwanto.


Melalui audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berharap terbangun koordinasi yang lebih kuat dengan Kanwil DJPb Provinsi Lampung, baik dalam pengembangan potensi ekonomi unggulan maupun dalam upaya mengoptimalkan dukungan anggaran pemerintah pusat.


Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung hilirisasi kopi Lampung Barat, pengembangan sektor pariwisata, serta peningkatan efektivitas pengelolaan keuangan daerah demi mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


(smn)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Bupati Lampung Barat Dorong Hilirisasi Kopi dan Optimalisasi DAU-DAK dalam Audiensi dengan Kanwil DJPb Lampung

Terkini

Topik Populer

Iklan